Serangan AS pada Korut Bisa Picu Perang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Peringatan ini muncul setelah Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson mengancam Pyongyang bahwa Pentagon akan melancarkan serangan terbatas atau “limited strike” jika rezim Kim Jong-un tidak menyerahkan senjata nuklirnya. WASHINGTON DC, John Robbinson. Para senator Amerika Serikat (AS) memperingatkan Gedung Putih tentang dampak dari serangan terbatas terhadap Korea Utara (Korut). Menurut mereka, serangan terbatas mustahil terjadi dan justru akan mengarah pada perang habis-habisan. Dalam forum 20 negara di Vancouver, Selasa lalu, dia masih merahasiakan strategi serangan terbatas yang dimaksud. ”Tidak ada yang namanya serangan terbatas, entah Anda menggunakan rudal jelajah rudal atau tidak,” kata Senator Demokrat, Tammy Duckworth, kepada wartawan. ”Anda akan mengalami luka bakar, korban jiwa besar-besaran, dan korban militer yang besar.” ”Banyak orang Amerika tidak mengerti hal itu, dan saya rasa presiden tidak mengerti dari cara dia me-tweet,” sindir Duckworth terhadap Trump yang kerap mengumbar ancaman serangan militer melalui Twitter. Senator Republik, Ruben Gallego, tetap mendorong opsi diplomasi dan sanksi lanjutan sebagai langkah penyelesaian krisis nuklir Korut, bukan kekuatan militer. ”Deeskalasi kata-kata dan tindakan provokatif oleh Presiden Trump akan sangat membantu, dan terus mendesak Rusia dan China untuk menerapkan sepenuhnya sanksi kami,” ujarnya, seperti dikutip Sputnik. Meskipun kedua senator AS itu tidak menyebutkan nama Tillerson dalam kritikannya, komentar mereka jelas sebagai reaksi atas ancaman Menlu AS tersebut terhadap rezim Kim Jong-un. Sebelumnya, Tillerson mengatakan pada Selasa lalu bahwa ketika Gedung Putih terus mencari sebuah resolusi diplomatik untuk krisis Korut sejak April, Pentagon tidak mengesampingkan opsi militer termasuk “limited strike”. Ketika ditanya tentang kemungkinan opsi “serangan terbatas” atau pun “serangan strategis” terhadap situs nuklir Korea Utara, Tillerson menjawab; ”Kita semua harus sangat sadar dan jernih tentang situasi saat ini.” ”Kita harus menyadari bahwa ancaman tersebut semakin meningkat dan jika Korea Utara tidak memilih jalur perundingan, diskusi, negosiasi maka mereka sendiri akan memicu sebuah opsi,” ujarnya. Sementara itu, Senator Republik Lindsey Graham 100 persen yakin bahwa perang adalah upaya terakhir militer AS. ”Saya tidak berpikir Anda bisa melakukan operasi menyerang Korea Utara,” kata Graham. ”Ketika saya mengatakan opsi militer adalah jalan terakhir, saya bersungguh-sungguh, karena ribuan orang bisa terbunuh.” Namun, dia menekankan pentingnya tidak mengambil opsi itu dari meja. ”Saya tahu ada beberapa garis merah dalam pikiran presiden,” kata Graham. "Saya tahu ada beberapa garis merah yang diyakini oleh komunitas intelijen kita, saya pasti tidak akan membagikannya kepada publik, tapi ini bukan ide yang buruk. Ketika saat itu tiba, ketika program mereka matang dan melewati garis merah ini,” ujarnya. 03
Tag :

Berita Terbaru

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…