Bawaslu Jatim: Klarifikasi La Nyalla Dibutuhkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mantan Bacagub Jatim La Nyalla kembali tidak menghadiri undangan dari Bawaslu Jatim pada Hari Jumat (19/1). Padahal, undangan tersebut ditujukan untuk meminta klarifikasi terkait dugaan permintaan sejumlah uang demi surat rekom dukungan pada Pilgub Jatim dari Partai Gerindra. Aang Kunaifi selaku Ketua Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jatim mengatakan bahwa tidak ada konfirmasi apapun dari pihak La Nyalla untuk undangan yang ketiga ini. "Kalau yang pertama kemarin kan ada surat yang diantarkan oleh Kadin. Tapi, baik yang kedua maupun yang ketiga ini tidak ada konfirmasi atau surat yang datang," katanya ketika ditemui di Kantor Bawaslu Jatim. Dengan demikian, Aang mengatakan bahwa Bawaslu Jatim akan segera melakukan koordinasi dengan Bawaslu RI terkait kasus dugaan permintaan uang tersebut. Pasalnya, informasi yang diperoleh pihak Bawaslu Jatim masih hanya sebatas isu yang merebak di masyarakat saja sehingga klarifikasi langsung dari La Nyalla dirasa sangat penting. "Karena kan kami hanya mendengar saja. Makanya kan kami mengundang Pak Nyalla untuk klarifikasi. Tapi, yang bersangkutan kan juga tidak pernah hadir. Hari ini pun begitu," kata Aang. "Untuk itu, kami harus berkoordinasi dengan pimpinan kami (Bawaslu RI). Karena untuk membuktikan ada pelanggaran itu butuh dua alat bukti. Rekaman percakapan telepon yang kabarnya dimiliki La Nyalla kan juga, berdasarkan putusan MK beberapa waktu yang lalu, kalau ternyata dilakukan tanpa sepengetahuan pihak lainnya tidak dapat dijadikan alat bukti," jelas Aang lebih lanjut. Bawaslu RI, menurut Aang juga sudah menaruh perhatian pada kasus tersebut. "Kemarin ini ada Divisi Hukum dari Bawaslu RI yang datang kemari. Tapi pada prinsipnya ya semua menunggu Hari Jumat ini. Setelahnya ya akan dikoordinasikan kembali," bebernya. "Termasuk kemungkinan untuk membuka investigasi lebih lanjut untuk kasus ini. Semuanya harus dikoordinasikan dengan Bawaslu RI terlebih dahulu," tegas Aang. Sebagai informasi, setelah melakukan konferensi pers di Jakarta terkait kasus ini, La Nyalla tidak pernah menghadiri undangan untuk melakukan klarifikasi. Selain Bawaslu, undangan dari salah satu program stasiun TV swasta pun tidak dihadirinya. Pada kesempatan tersebut, La Nyalla hanya mengirim Jamal Azis selaku koleganya untuk membacakan surat konfirmasi yang sudah ia tulis sebelumnya. ifw
Tag :

Berita Terbaru

Cari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir Beri Manfaat untuk Warga

Cari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir Beri Manfaat untuk Warga

Jumat, 12 Jun 2026 18:28 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Komisi A DPRD Surabaya memastikan persoalan eks tanah ganjaran Kelurahan Sumur Welut tidak berhenti pada polemik ruilslag yang t…

Wali Kota Mojokerto Ajak Remaja Jaga Kesehatan Reproduksi untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Wali Kota Mojokerto Ajak Remaja Jaga Kesehatan Reproduksi untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Jumat, 12 Jun 2026 16:46 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya dengan pendidikan yang baik, tetapi juga harus didukung…

Tinjau Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan, Dewan Komisaris PLN Tekankan Keandalan Sistem Transmisi

Tinjau Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan, Dewan Komisaris PLN Tekankan Keandalan Sistem Transmisi

Jumat, 12 Jun 2026 16:30 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 16:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam rangka memastikan keandalan sistem kelistrikan serta memantau progres pembangunan infrastruktur strategis ketenagalistrikan, D…

Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025, Pak Yes Pamer Prestasi dan Capaian

Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025, Pak Yes Pamer Prestasi dan Capaian

Jumat, 12 Jun 2026 16:24 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 16:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Rapat paripurna DPRD Lamongan dalam rangka mendengarkan pertanggungjawabkan APBD tahun 2025, pada Jum'at (12/6/2026), menjadi…

Kembalinya Kaji Ghofur Nahkodai PKB, Bukti Kaderisasi Setengah Hati

Kembalinya Kaji Ghofur Nahkodai PKB, Bukti Kaderisasi Setengah Hati

Jumat, 12 Jun 2026 15:53 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 15:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kembalinya H. Abdul Ghofur nahkodai DPC PKB Lamongan Periode 2026-2031, menjadi salah satu bukti selama ini kaderisasi di internal…

KAI Daop 7 Madiun Komitmen Ajak Pelanggan Gunakan Acces by KAI untuk Bertransaksi

KAI Daop 7 Madiun Komitmen Ajak Pelanggan Gunakan Acces by KAI untuk Bertransaksi

Jumat, 12 Jun 2026 14:09 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 14:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam peningkatan layanan digital melalui berbagai pembaruan aplikasi Access by KAI yang merupakan langkah strategis guna memberikan…