Zuma Didesak Mundur sebagai Presiden Afsel

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu anggota NEC yang enggan disebut namanya, seperti dikutip situs berita daring News24, mengatakan bahwa keputusan mendesak Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma sudah disepakati dengan suara bulat. JOHANNESBURG, John Robbinson. Stasiun penyiaran nasional eNCA melaporkan Komite Eksekutif Nasional (NEC) dari partai African National Congress (ANC) meminta Presiden Zuma mengundurkan diri. Jika menolak, Zuma akan dipaksa mundur oleh enam faksi dari partai penguasa tersebut. Laporan disampaikan eNCA pada Sabtu 20 Januari 2018 tanpa menyebutkan nama sumbernya. ANC menolak mengomentari laporan ini. Para pemimpin partai hanya berkumpul untuk menggariskan program-program apa saja yang akan dijalankan tahun depan. Masa jabatan kedua Zuma akan berlangsung hingga 2019. NEC tidak menyebutkan kemungkinan mundurnya Zuma usai bertemu pemimpin baru ANC, Cyril Ramaphosa, pada Jumat kemarin. "Kami tidak dapat mengonfirmasi rumor tentang hal-hal yang tidak kami ketahui," ujar juru bicara ANC, seperti dilansir Al Jazeera. Kepresidenan Zuma telah dilanda serangkaian tuduhan korupsi. Zuma menyangkal semua tuduhan. Dia masih mendapat dukungan dari salah satu faksi di ANC. Namun banyak faksi lain berpendapat dia telah mencoreng citra gerakan pembebasan tertua di Afrika. Saat Zuma menjabat, perekonomian Afsel juga terhambat hingga hampir stagnan. Ramaphosa menggantikan Zuma sebagai kepala ANC bulan lalu, yang membuatnya berpotensi menjadi presiden berikutnya. Sekretaris Jendral ANC Ace Magashule menuturkan pada Kamis kemarin bahwa pengunduran diri paksa Zuma sebagai kepala negara tidak menjadi agenda pertemuan NEC. 03
Tag :

Berita Terbaru

KPK Periksa Pengembang hingga Kadis DPMPTSP, Sumarno: Tanya ke KPK!  ‎

KPK Periksa Pengembang hingga Kadis DPMPTSP, Sumarno: Tanya ke KPK! ‎

Selasa, 28 Apr 2026 07:36 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa sejumlah pengembang dan pengurus STIKes dalam kasus dugaan pemerasan yang…

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Institusi Polri diguncang anggotanya lagi. Terbaru, mantan Kanit Narkoba Polresta Pulau Ambon berinisial IT ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba. Pelaku…