Laudya Cynthia Bella Dilaporkan Penipuan Jual Beli Tanah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Romantisme pasangan suami istri Laudya Cynthia Bella dan Engku Emran sering kali menarik perhatian netizen. Tak hanya kebersamaan mereka, namun tingkah-tingkah lucu dari Engku Emran juga kerap jadi sorotan. Sayangnya, di tengah kehangatan mahligai pernikahan Laudya Cynthia Bella ini, mantan pemain film Virgin tersebut tiba-tiba mendapatkan kabar kurang mengenakkan. Laudya Cynthia Bella dilaporkan bersama kakaknya, Melisa Nadya Putri, Keduanya dilaporkan atas tuduhan penipuan dan penggelapan yang terjadi pada 2009. Laudya dan Melisa dilaporkan oleh seorang pengusaha asal Bandung bernama Jimmy yang tercantum dalam laporan polisi bernomor S.pgl/894.b/X/2017/Reskrim. "Memang ada laporan atas nama Jimmy, membuat laporan terkait penipuan dan penggelapan (yang ditujukan) atas nama L dan M," ujar Kasatreskrim Polres Bandung AKP Firman Taufik, Selasa (23/1/2018). Menurut Firman, polisi masih melakukan pendalaman. "Pelaporan ada, tetapi untuk pelaku (yang mengarah tersangka) masih kita lakukan pendalaman," kata Firman. Polisi sudah meminta keterangan sejumlah saksi, pelapor, Melisa dan perantara inisial Y dan pihak notaris untuk dimintai keterangan awal. "Semua yang terlibat masih berstatus sebagai saksi," ucap Firman. Dari informasi yang dihimpun, Laudya dan Melisa dilaporkan atas tuduhan penipuan dan penggelapan yang terjadi pada 2009. Terlapor menawarkan sebidang tanah kepada Jimmy yang beralamat di Blok Tugu Persil 15 D IV Kohir 1261 Desa Mekarluyu, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, dengan luas tanah 5.360 meter persegi. Atas laporan itu, Bella akhirnya buka suara. Ia membantah telah menggelapkan uang seperti yang telah dituduhkan. Bella mengaku justru dirinya pihak yang dirugikan. Menurutnya tanah yang menjadi pokok permasalahan awalnya ingin ia beli dari seseorang. Bella mengaku dirinya sudah mengalami kerugian besar atas insiden itu. Namun sayangnya istri dari Engku Emran tersebut enggan menjelaskan lebih detail permasalahan itu. "Itu kejadiannya sudah lama, uang aku juga sudah keluar, aku sudah bayar segala macam. Entar semuanya pihak Polres Bandung yang akan menjelaskan," cetus dia. n yn
Tag :

Berita Terbaru

Tahun 2027, Pemkot Madiun Target Tambahkan 10 Ribu Peserta Pro JKK-JKM

Tahun 2027, Pemkot Madiun Target Tambahkan 10 Ribu Peserta Pro JKK-JKM

Jumat, 24 Apr 2026 11:46 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai langkah dan fokus Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur khususnya untuk membantu keluarga penerima ketika terjadi…

Dongkrak Perekonomian, Pemkab Banyuwangi Optimalkan Potensi Wisata Berbasis Alam

Dongkrak Perekonomian, Pemkab Banyuwangi Optimalkan Potensi Wisata Berbasis Alam

Jumat, 24 Apr 2026 11:38 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Sebagai langkah strategis dalam mendongkrak perekonomian di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, saat ini Pemerintah Kabupaten…

Per 2026, DPMPTSP Targetkan Investasi Rp454 M Lewat Agenda ‘Situbondo Investor Day’

Per 2026, DPMPTSP Targetkan Investasi Rp454 M Lewat Agenda ‘Situbondo Investor Day’

Jumat, 24 Apr 2026 11:31 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setempat telah…

Pemkot Pasuruan Tekankan Peran Generasi Muda Hadapi Ancaman Penyalahgunaan Narkoba

Pemkot Pasuruan Tekankan Peran Generasi Muda Hadapi Ancaman Penyalahgunaan Narkoba

Jumat, 24 Apr 2026 11:22 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 11:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sebagai salah satu upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap ancaman narkoba, Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan…

Sudah Berizin Lengkap, Casbar Tetap Diprotes Warga

Sudah Berizin Lengkap, Casbar Tetap Diprotes Warga

Jumat, 24 Apr 2026 11:09 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Operasional tempat hiburan malam Casbar di Jalan Dr. Ir. H. Soekarno, Rungkut, Surabaya, diguncang aksi protes warga. Padahal,…

Membangun Ketahanan Keluarga, FHISIP Unisda Teken MoU dengan Pengadilan Agama

Membangun Ketahanan Keluarga, FHISIP Unisda Teken MoU dengan Pengadilan Agama

Jumat, 24 Apr 2026 07:07 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 07:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Islam Darul ‘Ulum (Unisda) Lamongan, menjalin kerja sama s…