Kisah Pahit Evi Masamba

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Kisah pahit semasa kecil selalu terkenang di kepala Evi Masamba. Meski begitu, penyanyi dangdut Indonesia asal Luwu Utara, Sulawesi Selatan ini mengaku bersyukur. Dari pengalamannya itu, ia belajar kehidupan sampai akhirnya menapak kesuksesan di dunia tarik suara. Evi Masamba kecil, tak seperti kebanyakan anak-anak umumnya. Dalam usia yang masih sangat belia, Evi mengaku telah berpisah dengan ibunya. "Aku tahunya mamah (ibu) udah enggak ada," ujar Evi di Jakarta, Senin, 29 Januari 2018. Karena itulah, sejak usia setahun Evi pun besar dan dirawat oleh sang nenek. Kehidupan getir pun mesti dijalani perempuan kelahiran 1991 ini. "Evi dulu pasti menginginkan kehadiran sosok orangtua, kehadiran sosok mereka berdua gitu. Pastilah kita sebagai seorang anak ingin diapalah, dibeliin ini, apa-apa segala macam," ujarnya. Namun demikian, semua keinginan itu terpaksa diabaikan Evi. Bahkan ia harus rela bersabar menahan semua keinginannya. "Dulu Evi ingin beli sandal saja enggak bisa. Saya juga hanya menggunakan baju bekas," katanya. Hingga akhirnya berjalan 17 tahun, Evi dipertemukan lagi dengan ibunya yang dikiranya sudah meninggal. Meski telah menganggap sang nenek sebagai ibunya, namun Evi mengaku tetap bersedia menerima ibunya yang telah menghilang belasan tahun. "Saya berpikir dewasa bahwa dia adalah orangtua saya, dia yang melahirkan saya," ucap perempuan berkulit sawo matang ini. "Namanya kita seorang anak, pasti asing gitu lah. Tapi Evi tetap berpikir dewasa, Evi tetap berpikir dia yang melahirkan saya, dia yang mengandung saya selama 9 bulan walaupun pas dilahirkan enggak dirawat sama sekali, namun Evi tetap melihat dia orang tua saya, mamah saya." (viv/cr)
Tag :

Berita Terbaru

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Institusi Polri diguncang anggotanya lagi. Terbaru, mantan Kanit Narkoba Polresta Pulau Ambon berinisial IT ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba. Pelaku…

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco ancang ancang hentikan prodi yang kurang peminat. Badri Munir, berharap…