Juwita Bahar Tak Dianggap Anak oleh Annisa Bahar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Perseteruan pedangdut Annisa Bahar dengan putrinya Juwita Bahar kembali terulang. Lagi-lagi pertikaian ibu dan anak ini disebabkan hubungan asmara Juwita dengan kekasihnya. Pria yang disebut Annisa bernama Dedi ini dinilai telah membuat putrinya berubah dan tak lagi peduli pada orangtua. "Ini sudah keempat kali. Tahun 2010, sudah keempat kali tapi dengan lelaki yang berbeda," kata Annisa yang ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Kamis, 1 Februari 2018. Menurut Annisa, Juwita termasuk perempuan yang mudah terperdaya laki-laki, hingga kejadian serupa selalu berulang setiap Juwi-panggilan akrab pedangdut tersebut memiliki kekasih. "Nanti kalau sudah disakitin dia bilang nyesel. Sudah nyesel, 'Maafin Juwi ya mama. Juwi enggak akan ngulangin lagi mama.' Terus dapat pacar lagi, begitu lagi. Capek aku," kata Annisa. Bahkan Annisa juga sudah mengeluarkan Juwita dari grup keluarga. Tak hanya itu, Annisa mengatakan tak ingin lagi menganggap Juwita sebagai anak, seperti kemauan putrinya tersebut. "Dia merasa sok kuasa merasa, 'Gue bisa hidup tanpa lo.' Ya sudah buktiin saja bisa hidup tanpa orangtua. Sekarang sih sudah saya anggap enggak punya anak yang namanya Juwita," kata Annisa dengan kesal. Banyak kejadian yang akhirnya membuat Annisa merasa begitu kesal pada Juwita. Mulai dari prasangka buruk Juwita saat Annisa mengirim pesan karena khawatir, hingga tak ingin disebut mirip Annisa. "Pernah sakit kan aku wa (WhatsApp), ‘Kamu sakit apa neng, Ya udah mama ke sana ya. Kita ke dokter ya. Mama ke Bandung sekarang ya.' Dia ngomong sama asistennya apa, 'Nih liat emak gue baik baikin gue pasti ada maunya.' Astagfirullah. Aku mau apa, kan mau bawa dia ke dokter," ujarnya sedih. Juwita sendiri belum memberikan komentar soal perseteruannya dengan sang ibu. (viv/cr)
Tag :

Berita Terbaru

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Institusi Polri diguncang anggotanya lagi. Terbaru, mantan Kanit Narkoba Polresta Pulau Ambon berinisial IT ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba. Pelaku…

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco ancang ancang hentikan prodi yang kurang peminat. Badri Munir, berharap…