Asyik Nikmati Roti, Disergap Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Hendry Kusumo bisa jadi tidak tahu jika dirinya telah menjadi buronan polisi. Betapa tidak, setelah berhasil mencuri laptop pada 31 Oktober 2017 lalu, pemuda 22 tahun ini bukan malah kabur dan sembunyi. Warga Jalan Jagalan 8-D/25 Surabaya ini malah tenang-tenang saja saat pergi kemana-mana. Padahal, polisi sudah mengantongi ciri-ciri dan identitasnya. Kamis (1/1/2018) malam kemarin, Hendry dengan santai pergi ke sebuah kedai roti bakar 543 Jalan Nginden Semolo, Surabaya. Disana, Hendry dengan santainya duduk dan menikmati roti bakar pesanannya. Dia sama sekali tidak menyadari, jika ada anggota Tim Anti Bandit Polsek Tambaksari yang tengah memantaunya. Hendry pun menghabiskan roti bakar itu dan melakukan pembayaran. "Saat pelaku selesai membayar, saat itupula, anggota kami menangkapnya. Meski awalnya mengelak, akhirnya sang pelaku mengaku juga. Kemudian kami bawa pelaku ke kantor untuk diperiksa," sebut Kapolsek Tambaksari, Kompol Prayitno, Jumat (2/1/2018). Sampai di Mapolsek Tambaksari, Hendry semakin tak bisa berkutik, sebab penyidik sudah menyita laptop yang dicuri Hendry. Sebab, Hendry-lah yang memang mencuri laptop putih milik Citra (24) warga Jalan Jagiran Surabaya itu. Laptop milik Citra itu sendiri, dicuri Hendry pada 26 Oktober 2017 lalu. Namun oleh Citra, kejadian itu dilaporkan empat hari kemudian (31 Oktober 2017). "Tersangka (Hendry, red) mencuri laptop itu saat korban keluar kantornya. Yaitu di dalam kantor di Jalan Karang Empat Timur I Surabaya. Di kantor inilah korban bekerja," beber Kompol Prayitno. Setelah berhasil mencuri laptop itu, tersangka Hendry kemudian menggadaikan laptop itu ke sebuah pegadaian di Jalan Kapas Krampung Surabaya. Uang hasil gadai laptop curian itu, kemudian digunakan oleh tersangka Hendry untuk tambahan biaya hidup sehari-hari. "Dari pegadaian inilah, kami berhasil identifikasi pelakunya," tambah Kompol Prayitno. Sementara itu, kepada penyidik Hendry mengaku jika dirinya mendapat uang gadai laptop itu sebesar satu juta rupiah. Uang itu habis dalam sebulan saja. Setelah itu, dia tetap menjalankan aktivitasnya seperti biasa. "Saya benar-benar tidak tahu kalau saya dicari polisi. Saya kira aman-aman saja. Tapi akhirnya saya tertangkap," aku pemuda bernama lain Kwee Han Siong ini. Kini, Hendry sudah mendekam dibalik jeruji tahanan Mapolsek Tambaksari. Dia tidak bisa lagi menikmati roti bakar pinggir jalan kesukaannya. Oleh penyidik, Hendry dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian biasa. Dia harus menyiapkan diri dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara atas pasal tersebut. bkr/fir
Tag :

Berita Terbaru

PT Adiwisesa Mandiri Building Products Indonesia Perpanjang Kampanye “Rejeki Langsung” Hingga Juni 2026

PT Adiwisesa Mandiri Building Products Indonesia Perpanjang Kampanye “Rejeki Langsung” Hingga Juni 2026

Jumat, 10 Apr 2026 10:00 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 10:00 WIB

Surabayapagi.com:  PT Adiwisesa Mandiri Building Products Indonesia (PT AMBPI) resmi mengumumkan peluncuran kampanye “Rejeki Langsung” pada Februari 2026. Kamp…

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…