Jangan Jadi Perfeksionis, Rawan Kanker

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pertumbuhan sel kanker memerlukan proses perkembangan yang cukup panjang serta dipengaruhi oleh banyak faktor risiko. Penyebabnya tidak dapat diketahui secara pasti. Bukan hanya disebabkan oleh satu faktor resiko saja, melainkan gabungan dari berbagai stressor. Sejumlah penelitian menyimpulkan, ternyata ada keterkaitan antara tubuh dengan pikiran. Analoginya, tubuh dan pikiran akan saling berinteraksi sehingga kemudian pikiran ‘menyetir’ kondisi fisik seseorang. Pakar psikoneuroimunologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Prof. Dr. Suhartono Taat Putra mengungkapkan bahwa stres ternyata dapat menjadi salah satu faktor pemicu terjadinya kanker. Hal tersebut diperkuat dengan adanya penelitian yang mengaitkan antara karakter seseorang dengan risiko kanker yang terjadi. Dalam penelitian disebutkan bahwa perempuan perfeksionis cenderung berpotensi lebih besar mengalami kanker payudara dibandingkan dengan perempuan dengan karakter sanguinis atau periang. Karena perempuan yang menuntut segala sesuatunya harus sempurna serta tidak toleran terhadap kekurangan orang lain akan lebih sering mengalami stres berkepanjangan. Lain halnya dengan perempuan dengan karakter sanguinis yang diketahui lebih easy going dalam menjalani kehidupan sehari-hari, sehingga hampir jarang mengalami stres. Selain stres, faktor pemicu lainnya bisa berasal dari riwayat keluarga, infeksi virus, paparan bahan kimia, pola hidup dan pola makan yang tidak sehat, serta radiasi. Untuk itu diperlukan upaya pencegahan. Prof Taat menekankan supaya kita semua senantiasa berpikir positif, bergerak aktif, hindari stres berlebihan, serta menjalani pola hidup yang lebih sehat. Tidak cukup itu saja, kita juga perlu melakukan pencegahan sekunder yakni dengan deteksi dini dan vaksinasi. “Sekitar 43 persen dari kanker dapat dicegah dengan pola hidup sehat dan 30 persen dari kanker dapat terdeteksi,” ungkapnya. Selain menjalankan pola hidup yang sehat, kegiatan keagamaan juga sejatinya mampu mengendalikan emosional seseorang. Sehingga, diharapakan peluang munculnya bibit-bibit sel kanker dapat diminimalisir. ”Mereka yang senantiasa berpikiran positif akan merasakan dampak luar biasa. Selain meningkatkan daya tahan tubuh, berpikir positif juga bisa menurunkan tekanan darah maupun gula darah. Dengan berpikir positif, maka kualitas hidup seseorang akan membaik,” katanya. Menurutnya, aktivitas dzikir hati dan lisan mampu meningkatkan kecerdasan spiritual seseorang kepada Tuhannya. Sehingga secara otomatis dapat menghasilkan sebuah refleksi tindakan yang positif dan benar. Selama Psikoterapi berbasis keagamaan dilakukan dengan cara yang benar, maka akan membawa manfaat. “Sakit yang Tuhan berikan kepada seseorang tidak lain adalah sebuah bentuk kecintaan kepada umat-Nya. Jika kita mau menyadari hal itu, maka kita tidak akan sampai berpikiran negatif, dan memilih untuk pasrah dan ikhlas. Dengan begitu, maka kecerdasan emosionalnya akan semakin membaik,” ungkapnya. Meskipun belum ada penelitian yang secara jelas membuktikan dampak psikoterapi yang ditunjukkan dalam bentuk persentase hasil, namun secara kasat mata, psikoterapi banyak membawa perubahan positif pada kehidupan para penderita kanker. Sebut saja mereka para survivor kanker, yang berusaha melawan sakitnya dengan melakukan metode penyembuhan melalui pendekatan diri kepada Tuhannya. “Sehari-hari para survivor kanker ini beraktivitas, menjadi relawan, dan terus bersedekah. Banyak dari mereka yang merasa kualitas hidupnya menjadi lebih baik,” pungkas pria yang pernah aktif mengajar ilmu psikoneuroimunologi di FK Unair ini.ifw
Tag :

Berita Terbaru

Kejaksaan Didesak Telusuri Uang Anggota KPRI Sejahtera Jombang yang Capai Miliaran

Kejaksaan Didesak Telusuri Uang Anggota KPRI Sejahtera Jombang yang Capai Miliaran

Sabtu, 22 Agu 2026 18:51 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 18:51 WIB

SURABAYA PAGI, Jombang- Aktivis dari LSM ALMAS Independen, Arifin mengungkapkan kejanggalan dalam kasus Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Sejahtera…

Diikuti Ratusan Regu, Gerak Jalan Kota Mojokerto Meriah Bertabur Kostum Menarik

Diikuti Ratusan Regu, Gerak Jalan Kota Mojokerto Meriah Bertabur Kostum Menarik

Sabtu, 22 Agu 2026 15:07 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 15:07 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Sebanyak 120 regu pelajar dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti Lomba Gerak Jalan Merah Putih Kota Mojokerto, Sabtu (2…

Setelah APJ, Pemkab Madiun Siapkan Skema KPBU untuk Pembangunan Jalan

Setelah APJ, Pemkab Madiun Siapkan Skema KPBU untuk Pembangunan Jalan

Sabtu, 22 Agu 2026 14:59 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 14:59 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun –Pemerintah Kabupaten Madiun siapkan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk pembangunan infrastruktur jembatan dan…

SIMGROUP Perkuat Transformasi dan Budaya Inovasi Hadapi Perubahan Dunia Kerja

SIMGROUP Perkuat Transformasi dan Budaya Inovasi Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Sabtu, 22 Agu 2026 14:21 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 14:21 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Swakarya Insan Mandiri atau SIMGROUP memasuki usia ke-19 dengan membawa semangat transformasi dan inovasi. Mengusung tema Leading t…

ORADO Jatim Bidik Lahirnya Atlet Domino Baru Lewat Turnamen Jurnalis Kemerdekaan 2026

ORADO Jatim Bidik Lahirnya Atlet Domino Baru Lewat Turnamen Jurnalis Kemerdekaan 2026

Sabtu, 22 Agu 2026 13:30 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 13:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan domino sebagai cabang olahraga yang mengedepankan s…

KPU Kota Blitar Gelar Bedah Buku Catatan Teknis Pilkada 2024

KPU Kota Blitar Gelar Bedah Buku Catatan Teknis Pilkada 2024

Sabtu, 22 Agu 2026 12:15 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar — Kantor KPU Kota Blitar gelar bedah buku tentang catatan teknis penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2024 silam, pada Jumat, (…