Warga Jerman Diminta Pilih Senjata atau Ganja

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengadilan Jerman memutuskan, para pengguna ganja untuk melepaskan hak kepemilikan senjata api. Hakim menyebut, bahwa memiliki senjata api harus selalu dalam kondisi sadar. MUNCHEN – Von Mattheus. Mengutip dari laman Deutsche Welle, keputusan ini bermula dari tuntutan seorang pemburu yang sedang menjalani pengobatan dengan ganja, yang meminta kembali kartu kepemilikan senjata dan izin berburu. Namun demikian, dalam sidang di pengadilan Kota Munchen, hakim menyatakan bahwa pemilik senjata harus selalu dalam kondisi waspada. "Ganja, meski dalam resep dokter sekalipun akan bisa mengganggu kemampuan seseorang menangani senjata, ujar hakim dalam sidang yang digelar Rabu, 31 Januari 2018. Di Jerman, penggunaan ganja memang telah dilegalkan sejak Maret 2017, sebagai perawatan medis. Namun, keputusan itu memberi peluang sebuah preseden bahwa warga Jerman mesti memilih untuk mendapatkan izin mengonsumsi ganja atau lisensi senjata. Itu juga telah diperkuat dengan keputusan pemerintah distrik Miesbach yang mencabut izin senjata pemburu yang mengajukan gugatan ke pengadilan. Dimana putusan mereka menyimpulkan berdasarkan keterangan ahli bahwa kesehatan dan kondisi mental seseorang yang secara teratur mengonsumsi ganja tidak bisa menjadi jaminan. 05
Tag :

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…