Bongkar Colokan di Dinding, Tukang Listrik Jerman Temukan 80.000 Euro

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Berlin - Berdasarkan hukum di Jerman, tukang listrik ini berhak mendapat 3-5 persen dari nilai uang yang ditemukannya tersebut. Tapi hingga kini, ia belum mendapat satu peser pun. Saat sedang memasangkan kompor baru di apartemen seorang perawat di München, tukang listrik Oliver Jungtäubl menemukan kotak garam tua yang tersembunyi di belakang colokan listrik. Di dalam kotak garam tersebut terdapat setumpuk uang sejumlah 26.000 Euro. Ia lalu menelepon polisi yang kemudian menemukan 54.000 Euro lagi. Menurut tabloid lokal TZ, mereka butuh waktu 3 jam untuk menghitung semua lembaran uang. Uang imbalan Menurut hukum Jerman, pihak yang menemukan uang dalam jumlah besar dan melaporkannya berhak memperoleh uang imbalan. 5 persen dari 500 Euro, dan 3 persen dari sisa uang yang ditemukan. Dalam kasus Jungtäubl, ini berarti 2410 Euro atau sekitar 40 juta Rupiah. Kepada wartawan Jungtäubl bercerita dirinya ayah tunggal dan ingin memanfaatkan uang tersebut agar bisa berlibur dengan putranya. Tapi kasus ini dipersulit oleh penyelidikan panjang dalam menentukan siapa yang berhak memiliki uang tersebut. Uang itu kemungkinan disimpan di sana oleh penyewa apartemen sebelumnya yang telah meninggal dunia. Jungtäubl menemukan uangnya pada tahun 2016 dan kasusnya masih belum tuntas hingga kini. Jungtäubl menambahkan, bahwa kasus ini semakin diperumit oleh penyewa apartemen saat ini, yang mencoba mengajukan klaim di bawah klausul "penemuan harta karun". Dimana jika pemilik "harta karun" tidak dapat ditentukan, maka pihak yang menemukannya memperoleh setengah dari harta tersebut dan separuhnya lagi menjadi milik pihak yang memiliki atau dalam kasus ini menyewa tempat ditemukannya harta tersebut. (cr/dtk)
Tag :

Berita Terbaru

Adu Banteng, Tiga Pelajar Alami Luka Serius Dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo

Adu Banteng, Tiga Pelajar Alami Luka Serius Dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo

Senin, 14 Sep 2026 14:52 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Pengguna jalan umum Kelurahan/Kecamatan Garum Kabupaten Blitar di kejutkan suara benturan dua motor yang di kendarai pelajar,…

Polres Blitar Gelar Police Goes To School di SDN Tulungrejo, Tekankan Bahaya Bullying

Polres Blitar Gelar Police Goes To School di SDN Tulungrejo, Tekankan Bahaya Bullying

Senin, 14 Sep 2026 14:50 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar terus  melaksanakan kegiatan Police Goes To School sekaligu menjadi pembina upacara, kali ini di SDN Tulungrejo Kec. …

Maidi Mengaku Tak Menyesal, Jaksa KPK: Bukan Pengakuan Bersalah

Maidi Mengaku Tak Menyesal, Jaksa KPK: Bukan Pengakuan Bersalah

Senin, 14 Sep 2026 14:49 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Terdakwa perkara dugaan pemerasan bermodus dana CSR dan gratifikasi fee proyek, Maidi, mengaku tidak menyesali pembangunan yang d…

Hadapi Kemarau El Nino, Pemkab Mojokerto Fungsikan 12 Sumur JIAT Untuk Selamatkan Lahan Sawah

Hadapi Kemarau El Nino, Pemkab Mojokerto Fungsikan 12 Sumur JIAT Untuk Selamatkan Lahan Sawah

Senin, 14 Sep 2026 14:46 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto memfungsikan 12 titik Sumur Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) sebagai langkah strategis…

Bidik Pasar Dunia, Produksi Kerapu Lamongan Terus Digenjot Naik Kelas

Bidik Pasar Dunia, Produksi Kerapu Lamongan Terus Digenjot Naik Kelas

Senin, 14 Sep 2026 14:30 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tahun ini, komoditas unggulan kerapu Lamongan bakal terus digenjot naik kelas melalui Kampung Kerapu Labuhan, Kecamatan Brondong,…

Jalur Malang-Lumajang Ditutup Sementara Imbas Meluasnya Karhutla Bromo

Jalur Malang-Lumajang Ditutup Sementara Imbas Meluasnya Karhutla Bromo

Senin, 14 Sep 2026 14:13 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti titik api di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang semakin meluas, kini merembet hingga ke tepi…