Wujudkan Biaya Pembangkit Listrik Termurah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketidakseimbangan sistem distribusi pada transmisi energi listrik menyebabkan kerugian yang sangat besar pada pembangkit listrik. Melalui penelitian yang dilakukan oleh Ni Ketut Aryani untuk disertasinya, kerugian tersebut diharapkan dapat teratasi. Solusi dari hasil penelitiannya tersebut dipresentasikan dalam sidang doktor di Departemen Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Dalam sidang terbuka yang dipimpin oleh Prof Dr Yoyon Kusnendar Suprapto tersebut, promovenda yang akrab disapa Aryani ini menjelaskan permintaan daya listrik dari konsumen saat ini semakin meningkat. Namun, fleksibilitas pembangkit konvensional masih sangat kurang, sehingga mengakibatkan kerugian pada pembangkit listrik. Dipromotori oleh Prof Dr Ir Adi Soeprijanto dan Dr I Made Yulistya Negara, dosen Departemen Teknik Elektro ITS ini berhasil melakukan kombinasi Unit Commitment (UC), Economic Dispatch, dan metode Quantum Evolutionary Algorithm (QEA). Kombinasi tersebut menghasilkan penjadwalan dan pembebanan optimum pada Distributed Generation (DG). UC merupakan penjadwalan pembangkit listrik harian sampai mingguan untuk mencapai tujuan optimasi dengan tetap memperhatikan batasan sistem dan batasan unit pembangkit. “Penelitian ini menggunakan UC untuk menentukan waktu kapan setiap pembangkit akan diberi beban, on atau off-nya. Sedangkan, Economic Dispatch digunakan untuk menganalisa peminimalan biaya pembangkitan,” terang perempuan kelahiran Singaraja, 1 September 1965 ini. Economic Dispatch beroperasi berdasarkan pembagian pembebanan pada unit-unit pembangkit yang ada dalam sistem secara optimal dan ekonomis pada nilai beban sistem tertentu. Sehingga dengan demikian, biaya operasional termurah dapat tercapai. Penelitian yang dilaksanakan sejak tahun 2010 ini menggunakan metode QEA untuk menyelesaikan masalah penjadwalan dan pembebanan unit pembangkit pada sistem distribusi yang tidak seimbang. Sehingga optimalisasi DG yang tidak dapat diperbaharui dan pemenuhan keseimbangan daya dapat diwujudkan. Aryani juga menjelaskan beberapa keuntungan penggunaan DG, di antaranya meningkatkan keandalan sistem, ramah lingkungan, mengurangi rugi daya, serta mampu melayani beban secara mandiri maupun terhubung dengan grid. “Pengunaan DG ini memiliki potensi yang sangat besar, serta mudah digunakan khususnya di daerah-daerah yang terisolasi, dengan menggunakan pembangkit-pembangkit kecil,” terang alumnus Teknik Elektro ITS ini saat ditemui usai sidang. Berdasarkan pertimbangan dari pemaparan hasil penelitian Aryani dalam disertasinya tersebut, Komisi Pertimbangan Fakultas yang diketuai oleh Prof Ir H Ontoseno Penangsang MSc, menyatakan Aryani lulus menyandang gelar doktor dengan predikat sangat memuaskan. “Semoga ke depannya Doktor Aryani serta karyanya dapat dikenal oleh masyarakat,” harap Prof Ir H Ontoseno Penangsang.ifw
Tag :

Berita Terbaru

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wuling bikin kejutan saat meluncurkan Aira ev. Sebab, harga jual Aira ev terbilang murmer! Wuling Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Harga …

Harga BBM di Malaysia Turun

Harga BBM di Malaysia Turun

Jumat, 02 Okt 2026 07:10 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:10 WIB

SURABAYAPAGI.com – Harga BBM di Malaysia terpantau mengalami penurunan pada awal bulan ini. Harga BBM jenis RON 95 dan RON 97, termasuk solar di Malaysia, m…

Buntut Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur

Buntut Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur

Jumat, 02 Okt 2026 07:07 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto resmi menerima surat pengunduran diri Mashudi dari jabatan Direktur Jenderal…