Lewat FF Level 2, Pemkot Surabaya Genjot Standar Kompetensi Para Personel Damkar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rangkaian kompetensi personel damkar melalui Pelatihan Pemadam Kebakaran atau Firefighter (FF) Level 2 yang digelar Pemkot Surabaya. SP/ SBY
Rangkaian kompetensi personel damkar melalui Pelatihan Pemadam Kebakaran atau Firefighter (FF) Level 2 yang digelar Pemkot Surabaya. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menyiapkan pemimpin-pemimpin lapangan yang memiliki kompetensi dan sertifikasi profesional sekaligus meningkatkan profesionalisme petugas agar memiliki standar kompetensi yang terukur, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat kapasitas personel pemadam kebakaran (Damkar), melalui Pelatihan Pemadam Kebakaran atau Firefighter (FF) Level 2.

Pelatihan FF Level 2  tersebut diikuti 50 personel terpilih dari berbagai rayon, unit rescue, serta bidang operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya.

"Komandan di lapangan tidak cukup hanya memiliki pengalaman dan keterampilan, tetapi juga harus punya sertifikasi kompetensi. Dengan begitu, mereka memiliki bekal yang lebih kuat dalam mengambil keputusan saat menghadapi situasi darurat," jelas Kepala DPKP Surabaya Laksita Rini Sevriani, Minggu (14/06/2026).

Menurut dia, sertifikasi juga menjadi bentuk jaminan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sebab, petugas yang telah melalui pendidikan dan pelatihan berjenjang memiliki pemahaman yang lebih komprehensif dalam menangani berbagai kejadian kedaruratan. Selain itu, melalui penguatan kompetensi secara berkelanjutan, DPKP Surabaya berharap kualitas pelayanan darurat semakin meningkat, sekaligus mendukung target waktu tanggap sekitar 6,5 menit.

"Kemampuan yang diasah tidak hanya berkaitan dengan kebakaran. Para peserta turut dibekali keterampilan penyelamatan di perairan, mulai dari pengoperasian perahu karet bermotor, teknik pencarian korban, hingga penggunaan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) untuk mendukung operasi penyelamatan dalam kondisi berisiko tinggi," tuturnya.

Lebih lanjut, Laksita Rini menjelaskan, DPKP Surabaya juga mulai menyiapkan langkah regenerasi melalui pengembangan program sertifikasi instruktur. Langkah tersebut dinilai penting mengingat banyak personel senior yang akan memasuki masa purnatugas dalam beberapa tahun mendatang.

Dan melalui pelatihan ini, DPKP Surabaya berharap kompetensi personel semakin merata dan profesional sehingga mampu menghadapi kompleksitas penanganan kebakaran maupun penyelamatan di Kota Surabaya yang terus berkembang “Dengan personel yang lebih profesional dan terlatih, risiko korban jiwa maupun kerugian akibat kebakaran dan bencana diharapkan dapat ditekan semaksimal mungkin," ujarnya. sb-05/dsy

Berita Terbaru

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sinergi semua pihak terus dibangun oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamongan, agar target Pendapatan Asli Daerah…

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Beberapa hari yang lalu, warga di wilayah Tuban mengeluhkan beras Program Bantuan Pangan (Banpang) tidak layak konsumsi, langsung…

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Hampir sebulan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Hasim (54), pengemudi ojek online (ojol) asal Gresik, belum bisa kembali m…

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - AS pria berusia 59 warga Jajan Sudanco Supriadi, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, kini harus meringkuk dalam…

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Warga Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, segera menikmati layanan jaringan gas bumi (Jargas) rumah tangga. Pembangunan i…