Pemerintah Nigeria Konfirmasi 110 Siswi Diculik Boko Haram

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Sebanyak 110 anak perempuan yang diculik dalam serangan yang diduga dilakukan kelompok pemberontak Boko Haram ke sebuah sekolah di timur laut Nigeria, masih belum ditemukan. Ini adalah penculikan terbesar setelah penculikan Chibok pada 2014. Kelompok militan Islam itu menarik perhatian internasional setelah menculik lebih dari 270 siswi dari kota Chibok. Boko Haram yang berarti "Pendidikan Barat Dilarang" itu telah membunuh lebih dari 20.000 orang dan memaksa 2 juta orang mengungsi setelah kekerasan berdarah yang dimulai pada 2009. Penculikan di kota Dapchi, yang terjadi pada Senin pekan lalu, disebut bencana nasional oleh Presiden Nigeria, Muhammadu Buhari. Seperti dilansir Reuters, kelompok Boko Haram menyerang sekolah para siswi itu, sehingga menyebabkan siswa kocar-kacir. Beberapa penyerang berkamuflase. "Pemerintah federal telah mengkonfirmasi bahwa 110 siswi dari Government Science and Technical College, masih belum diketahui keberadaannya, setelah pemberontak yang diyakini dari Boko Haram menyerbu sekolah mereka pada Senin," begitu keterangan Kementerian Informasi. Menteri Informasi Lai Mohammed adalah bagian dari delegasi menteri yang bertemu dengan orang tua dan guru di Dapchi dan mengumumkan jumlah siswa yang masih belum ditemukan. Sebetulnya berapa persisnya jumlah siswa yang diculik, masih membingungkan, range-nya dari 50-100 orang. Kepolisian setempat, pemerintah Yobe, dan pihak lain, memiliki jumlah berbeda-beda. Sedang salah seorang orang tua yang mewakili para orang tua korban, pada Jumat lalu, kepada Reuters, mengatakan yang hilang berjumlah 105 orang. Apalagi kemudian pemerintah Yobe mengatakan puluhan siswi telah diselamatkan, padahal keesokan harinya pemerintah kembali menyatakan bahwa kebanyakan siswa belum ditemukan. Publik pun marah. Angkatan Udara Nigeria, menyatakan Kepala Staf AU telah memerintahkan pengerahan aset udara tambahan dan personel AU ke Yobe dengan misi menemukan para siswi.
Tag :

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…