Longsor di Jember, Warga Terisolasi dan Kesulitan Air Bersih

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jember - Tanah longsor terjadi di Lingkungan Mojan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Bencana ini merusak jembatan penghubung antardusun. Akibatnya, 49 kepala keluarga (KK) di RT 01/RW 02 terisolasi dan terancam kesulitan air bersih. Ketua RT 01/RW 02 Lingkungan Mojan, Muhammad Arik mengatakan, longsor tersebut bukan yang pertama kali terjadi. Pada longsor sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember bersama warga membangun jembatan penghubung sementara agar warga tidak kesulitan air bersih karena terisolasi. "Saat itu (longsor pertama, red) sudah dibangunkan jembatan darurat dari batang pohon bambu. Karena warga saya kalau membutuhkan air bersih harus mengambil dari sumber air yang akses jalannya terpotong longsor pertama itu. Kemudian longsor kedua ini memutus jembatan itu lagi, bahkan sebelumnya juga terjadi longsor-longsor kecil, sampai 4 kali kita memperbaiki jembatan itu," ujar Arik kepada detikcom, Senin (26/2/2018). Longsor susulan ini, lanjut Arik, nyaris menimbulkan korban. "Saat musibah longsor susulan ini, warga saya hampir tertimbun tanah longsor. Karena secara tiba-tiba, saat warga memperbaiki jembatan (darurat) itu, terjadi longsor. Kita refleks lari untuk menyelamatkan diri," sambungnya. Bahkan longsor susulan itu menyebabkan terbentuknya bendungan kecil yang menutup aliran sungai Mojan. "Longsoran kedua ini lebih parah dari yang pertama, karena menyebabkan bendungan kecil di aliran sungai itu. Kami khawatir nantinya jika tidak segera diatasi, akan menyebabkan musibah yang semakin besar bagi masyarakat di bawah," ujar Arik. Dia berharap, segera ada penanganan dari stakeholder terkait, agar tidak sampai terjadi bencana longsor yang lebih besar. "Semoga nantinya ada penanganan serius, karena jika dibiarkan akan berbahaya," katanya. Pantauan di lokasi, longsor menyebabkan retakan tanah yang cukup panjang, kurang lebih sekitar 50 meter sehingga menyebabkan warga RT 01/RW 02 yang melewati jembatan darurat di bawahnya, merasa was-was, karena khawatir terjadi longsor berikutnya. Ketua RW 02, Bodin menyampaikan, longsor susulan ini tidak hanya semakin memperparah akses jalan, tetapi warga di RT 01 juga terancam terisolasi. "Karena akses jalan satu-satunya, ya yang terpotong longsoran itu. Kalau siang masih enak (cukup aman, red) karena kelihatan jalannya. Tetapi kalau malam mengkhawatirkan, karena kondisi jalan yang gelap," ujarnya. "Tadi pihak BPBD sudah datang untuk memantau. Informasinya hari ini akan disurvei, dan dicarikan solusi bagi warga yang terancam terisolasi itu," imbuh Bodin. Pelaksana Tugas Kepala BPBD Jember Widi Prasetyo menyampaikan, pihaknya sudah melakukan pemantauan awal di lokasi terjadinya longsor susulan di wilayah Lingkungan Mojan tersebut. "Upaya awal kami adalah mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan," tandasnya. Untuk sementara, lanjut Widi, warga diminta untuk tidak melalui akses jalan yang tertimbun longsor tersebut. "Terlebih lagi jika saat hujan terjadi, kami imbau untuk tidak dilewati dulu. Khawatir terjadi longsor susulan lagi," katanya. "Untuk survei hari ini bersama dengan warga dan perangkat muspika akan menentukan titik aman bagi warga, agar tidak menimbulkan korban," pungkas Widi. (cr/dtk)
Tag :

Berita Terbaru

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Darma Lautan Utama (DLU) menggelar acara buka puasa bersama mitra usaha, agen, dan ekspedisi dengan mengusung tema “Tebar Keb…

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Mendes PDT, Stop Ekspansi ke Desa   Mendag, Minta Indomaret dan Alfamart Kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih    PDIP Dukung Rencana Penghentian Indomaret d…

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Anak Buahnya, Edward Corne (EC) selaku eks VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga, Divonis 10 tahun penjara    SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks D…

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Kamis (26/2/2026) sore kemarin, KPK menetapkan seorang pegawai Bea Cukai, Budiman Bayu Prasojo (BBP), sebagai tersangka baru kasus s…

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dengan perpanjangan ini, ia berharap bunga kredit makin kompetitif sehingga penyaluran kredit UMKM bisa lebih kencang tahun ini.…

LPDP Minta Orang Kaya, Jangan Ambil Beasiswa Penuh

LPDP Minta Orang Kaya, Jangan Ambil Beasiswa Penuh

Kamis, 26 Feb 2026 20:41 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini keluarga mampu alias keluarga kaya diminta tak mengambil beasiswa penuh. Hal ini dimaksudkan agar anggaran beasiswa bisa…