Rp11 Miliar Perjalanan Dinas DPRD Kota Madiun Disorot, Skema Swakelola Rawan Temuan Audit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
DPRD Kota Madiun.
DPRD Kota Madiun.

i

‎‎SURABAYAPAGI.com, Kota Madiun - Anggaran perjalanan dinas DPRD Kota Madiun tahun 2026 sebesar Rp.11 miliar menuai sorotan tajam. Skema swakelola dalam sembilan paket kegiatan dinilai membuka celah temuan audit terutama jika tidak dikelola secara transparan, sehingga perlu peninjauan ulang pemaketan RUP perjalanan dinas.

‎“Swakelola itu boleh, tapi harus memperhatikan prinsip efisien, efektif, transparan, dan bersaing,” kata praktisi pengadaan barang dan jasa Sutrisno, Kamis 26 Maret 2026.

‎Sutrisno menyoroti potensi risiko dari   pemecahan paket atau fragmentasi anggaran  yang dilakukan berulang, walaupun dengan skema at cost.
‎Menurutnya, tanpa pembanding dan mekanisme harga yang jelas, praktik tersebut sangat berisiko.

‎Untuk meminimalkan risiko ia menyarankan pihak DPRD setempat melakukan konsolidasi paket perjalanan dinas agar lebih efisien dan mudah diaudit.

‎Selain itu penggunaan e-purchasing atau penyedia resmi untuk sebagian komponen perjalanan yang marketable. Hingga dokumentasi pembanding harga minimal tiga sumber untuk menguatkan alasan pemilihan hotel atau tiket tertentu.

‎“Tujuan utama rekomendasi ini adalah agar pelaksanaan swakelola tetap sah secara hukum, namun risiko audit bisa ditekan seminimal mungkin, sehingga anggaran perjalanan dinas bisa terserap secara optimal tanpa menimbulkan temuan.” ujarnya.

‎Sutrisno menegaskan bahwa langkah preventif ini penting agar setiap rupiah anggaran publik digunakan secara bertanggung jawab dan transparan.mdn



Berita Terbaru

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan warga terkait Jalan Staisun Wonokromo Surabaya yang selama ini sempit dan kerap menimbulkan kemacetan…

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Baru-baru ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung tengah di landa dilema pasca banyaknya kekosongan jabatan Kepala…

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong penggunaan atap genteng pada bangunan pemerintah dan fasilitas publik…

KAI Daop 7 Madiun Gelar Medical Check Up Serentak, Pastikan Seluruh Pekerja dalam Kondisi Prima

KAI Daop 7 Madiun Gelar Medical Check Up Serentak, Pastikan Seluruh Pekerja dalam Kondisi Prima

Rabu, 22 Apr 2026 14:04 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berkomitmen penuh dalam menjaga kesehatan dan kebugaran para pekerjanya.…

Dukung Sektor Pertanian, Pemkab Sumenep Sediakan Penyertaan Modal

Dukung Sektor Pertanian, Pemkab Sumenep Sediakan Penyertaan Modal

Rabu, 22 Apr 2026 13:45 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Dalam rangka mendukung pengembangan usaha sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur menyediakan bantuan…

Kasus Tahan Ijazah Kembali Muncul, SBMR: Perusahaan Bisa Dipidana  ‎

Kasus Tahan Ijazah Kembali Muncul, SBMR: Perusahaan Bisa Dipidana ‎

Rabu, 22 Apr 2026 13:44 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 13:44 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, MADIUN — Ketua Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) Aris Budiono, menegaskan dugaan penahanan ijazah eks karyawan CV sukses jaya abadi tidak dap…