Kisah Polisi Muslim yang Tewas Selamatkan Tetangga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Seorang polisi Maryland, Amerika Serikat meninggal dunia karena menyelamatkan seorang tetangganya, Rabu (21/2) pekan lalu. Polisi mengatakan Kopral Mujahid A. Ramzziddin, 51 tahun, tewas ditembak pelaku saat berusaha melindungi tetangganya dari kekerasan domestik meski sedang tidak bertugas saat kejadian. "Sepanjang kariernya dia tidak pernah memikirkan diri sendiri. Hari ini bukan pertama kali dia menunjukkan kepahlawanannya," kata Kepala Polisi Wilayah Prince George, Hank Stawinski saat mengumumkan kematian Mujahid. Laman Facebook resmi Kepolisian Prince George menyebut Mujahid Ramzziddin "akan hidup di hati kami setiap harinya." Kisah kepahlawanan Mujahid pun menyentuh Fahmi Zubir Zakaria, Imam Mesjid Indonesian Muslim Association in America (IMAAM), yang di laman Facebooknya bercerita. "Selesai mengimami shalat subuh tadi di masjid IMAAM Center, seorang jama'ah yang bertugas sebagai polisi Montgomerry County, minta izin ke saya untuk mengumumkan kejadian penembakan. Dengan mata berkaca-kaca, kesedihan yang mendalam, dia bercerita kejadian tertembaknya polisi muslim teman sejawatnya," tulis Fahmi. "Mujahid Ramzziddin, seorang police officer yang -Insya Allah- syahid, mendapatkan cara kematian yang dirindunya teriring nama besarnya 'Mujahid'." Fahmi pun bertutur bahwa Mujahid adalah aktivis Masjid, dia selalu menjaga komunitas muslim, khususnya Prince George's County. Polisi muslim di Maryland ini sangat solid menjaga komunitas muslim setempat. Di tengah-tengah isu islamophobia serta aksi kekerasan dengan senjata api, polisi muslim semakin proaktif merapat ke masjid memberikan bimbingan dan penyuluhan dalam mengatasi aksi kriminal islamophobia, serta diskriminasi lainnya. "Mujahid, nama yang memiliki idealisme "menolong orang lain dengan mengorbankan diri", tentunya ikhlas karena Allah." John Telectchea, President of the Prince George's County Fraternal Order of Police pun menyatakan bahwa Mujahid seorang yang taat beragama. Jemaah pun bersaksi bahwa Mujahid sempat menjalankan salat isya di mesjid sebelum menghadap Ilahi. Di mesjid yang diimami Fahmi, jemaah polisi, rekan Mujahid setengah menangis pun berkata, "jika kita akan meninggal dunia, mari melakukan sesuatu yang produktif. Anda tidak tahu apa yang akan terjadi, tapi kita harus menjalani kehidupan yang berguna." "Muslim Maryland berduka, seorang penjaga komunitas masjid-masjid telah kembali ke pangkuan Allah, dalam merealisasikan makna "Mujahid" yang sudah melekat di namanya, bahkan di akhir kehidupannya," tulis Fahmi. "Selamat jalan Mujahid. Semoga Islam makin bersinar karena kepribadianmu yang mulia, memberikan Inspirasi untuk dunia dengan totalitas dan integritas kepribadianmu. Simbol islam sangat melekat di dirimu bahkan di baju dinasmu yang tertulis lantang 'Mujahid', ditengah-tengah isu islamophobia. Inspirasi besar untuk semua penduduk Amerika, bahwa Muslim itu selalu mem-protect siapa saja. Damai, aman, itulah roh islam yang sudah engkau jalankan. Semoga engkau si penghuni surga," tulis Fahmi, Imam Mesjid IMAAM yang mengizinkan CNNIndonesia mengutip cerita laman Facebooknya, Minggu (25/2). Polisi memastikan tersangka yang menembak Mujahid adalah Glenn Tyndell, 37 tahun. Sebelum menembak Mujahid, tersangka telah mendapat tiga surat perintah penangkapan atas tuduhan penyerangan tingkat kedua.
Tag :

Berita Terbaru

Belum Disalurkan, Pikap KDKMP Tabrakan Beruntun di Ponorogo Saat Konvoi

Belum Disalurkan, Pikap KDKMP Tabrakan Beruntun di Ponorogo Saat Konvoi

Jumat, 31 Jul 2026 16:17 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 16:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua unit mobil pikap KDKMP dan sebuah bus pariwisata terjadi di simpang lampu merah Gandukepuh,…

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pemuda 26 th Ketahuan Mencuri

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pemuda 26 th Ketahuan Mencuri

Jumat, 31 Jul 2026 15:13 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskrim Polres Blitar Kota bekuk pemuda 26 th ketahuan mencuri, Setelah menerima laporan dari Dma 26 warga Desa Selodung Kec. S…

Home Care Jember Jadi Layanan Jemput Bola sampai Pelosok Desa, Pertama di Indonesia

Home Care Jember Jadi Layanan Jemput Bola sampai Pelosok Desa, Pertama di Indonesia

Jumat, 31 Jul 2026 15:01 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menghadirkan inovasi layanan kesehatan melalui Program Home Care yang mengusung konsep jemput …

Gencarkan Homecare di Rowotamtu Rambipuji, Gus Fawait Pimpin Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo

Gencarkan Homecare di Rowotamtu Rambipuji, Gus Fawait Pimpin Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo

Jumat, 31 Jul 2026 14:10 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember — Pemerintah Kabupaten Jember terus memaksimalkan pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan dan pengentasan kemiskinan. Paling a…

Bangun Ekosistem Futsal Usia Muda Lewat Wondr Futsal Series 2026

Bangun Ekosistem Futsal Usia Muda Lewat Wondr Futsal Series 2026

Jumat, 31 Jul 2026 13:43 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 13:43 WIB

Surabaya Pagi – Membangun talenta muda ekosistem olahraga Futsal Games of Society menggelar Wondr Futsal Series 2026. Even tersebut resmi dirgulir di Surabaya, …

Lewat JConnect, Bank Jatim Boyong Dua Penghargaan Sekaligus

Lewat JConnect, Bank Jatim Boyong Dua Penghargaan Sekaligus

Jumat, 31 Jul 2026 13:39 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 13:39 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Komitmen PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) dalam menghadirkan layanan perbankan digital yang inovatif kembali…