Siswa TK dan PAUD Ponpes Madinatul Ulum Tetap Imunisasi Difteri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jember - Berbeda dengan pelajar SMK dan SMP, puluhan siswa TK dan PAUD di Ponpes Madinatul Ulum, Jember, tetap menjalani imunisasi difteri, Jumat (2/3/2018). Mereka tetap antusias meski sebelumnya puluhan santri menjalani perawatan di puskesmas karena dihedrasi usai imunisasi difteri. Kepala TK Madinatul Ulum, Vidia Rosida mengatakan, jumlah siswanya ada sebanyak 117 anak. Sedangkan untuk yang PAUD ada 27. Dari jumlah itu, lebih dari 80 persen mengikuti imunisasi difteri hari ini. "Murid saya kan 117, terus kelompok bermainnya (PAUD) ada 27. Tidak semuanya ikut (imunisasi), tapi hampir 90 persen ikut. Jadi yang TK sekitar 80 anak yang ikut, untuk play group-nya sekitar 10 anak. Ini masih pendataan," jelas Vidia ditemui di lokasi di Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah. Dia mengakui, sejumlah orangtua sempat was-was dengan peristiwa siswa SMP yang sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun pihaknya tetap memberikan motivasi kepada wali murid mengenai pentingnya imunisasi difteri bagi anak-anak. "Karena mungkin kemarin ada kejadian kayak gitu. Tapi ya tetap kita sebagai guru memberi motivasi ke wali murid, dan mereka tetap antusias," kata Vidia. Tentang siswa yang tidak ikut imunisasi, Vidia mengatakan karena ada sejumlah alasan. Yang pertama karena siswa tersebut sakit dan ada kesibukan. "Kebanyakan yang tidak ikut itu, ada yang sakit memang, terus ada yang tidak bisa berangkat karena orangtuanya ada kesibukan keluarga," ujar Vidia. Pihaknya juga sudah mengimbau kepada wali murid agar anak-anak yang diimunisasi sarapan dulu sebelum berangkat sekolah. "Kami sudah mengimbau kepada wali murid agar putranya makan dulu sebelum disuntik. Tadi pun sebelum anak-anak disuntik, ibu-ibu petugas menanyakan sudah sarapan apa belum," terang Vidia. Kepala puskesmas Jenggawah, dr Nuri, memantau langsung pelaksanaan imunisasi difteri untuk anak-anak TK dan PAUD di Ponpes Madinatul Ulum ini. Dia juga memastikan bahwa anak-anak yang diimunisasi sudah sarapan dan diberi obat pasca disuntik. "Sebagian besar obat kan memang harus diminum setelah makan, supaya obat itu ada yang membawa," katanya. Mengenai efek demam pada tubuh setelah imunisasi, menurut Nuri itu merupakan hal yang wajar. Sebab setelah diimunisasi, tubuh akan berproses dalam membentuk antibody. "Efek imunisasi itu memang gitu karena ada pembentukan antibodi. Jadi memang tubuh akan panas, kadarnya tergantung tubuh masing-masing. untuk mengantisipasi, maka diberi obat penurun panas atau parasetamol," pungkas Nuri. (cr/dtk)
Tag :

Berita Terbaru

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat t…

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kemampuan literasi anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital. Literasi tidak lagi s…

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Puluhan warga Lingkungan Trunodangsan, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, menyegel sebuah outlet yang diduga menjual m…

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kendal Tornado FC langsung memasang target tinggi pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Tim asal Kendal tersebut m…