Terlibat Kontroversi, 'Boomerang' Wanna One Rajai Tangga Lagu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Seoul - Boyband Wanna One tengah terlibat dalam kontroversi setelah kedapatan melontarkan kata-kata yang dianggap kasar dalam sebuah video siaran. Namun, lagu yang baru dirilis mereka, Boomerang, tetap merajai tangga lagu di Korea Selatan. Pada Senin (19/3), video saat para personel Wanna One tengah bersiap sebelum siaran telah tersebar secara online. Video tersebut seharusnya tidak ditayangkan karena siaran langsung belum dimulai, sehingga para personel terlihat bebas berlaku dan bertutur. Beberapa personel dianggap berbicara perkataan tak senonoh, mengumumkan nomor ponsel mereka, bahkan menyebut plat nomor seorang penggemar yang menguntit sebelum meminta pemiliknya berhenti datang ke depan rumah mereka. Atas kontroversi itu, baik Wanna One, agensi YMC Entertainment, maupun pihak Mnet telah mengeluarkan pernyataan permintaan maaf secara resmi kepada para fan. Peristiwa ini terjadi di hari yang sama saat Wanna One merilis album mini kedua mereka 0+1=1 (I Promise You), dengan lagu utama Boomerang. Baru dirilis pukul 18.00 waktu Korea, lagu ini berhasil memuncaki lima tangga musik mayor di Korea Selatan pada pukul 22.30, yakni Melon, Bugs, Mnet, Naver, dan Soribada. Tembang ini menduduki peringkat kedua di tangga Genie. "Terima kasih atas cinta kalian terhadap lagu yang baru saja dirilis. Ke depan akan tetap mencintai kami kan? Janji ya," ujar personel Wanna One saat mengetahui lagunya menjadi jawara di tangga lagu. Boomerang merupakan lagu bergenre electro-trap dengan beat dan suara synthesizerkuat. Tembang ini cukup berbeda dengan lagu-lagu utama Wanna One yang sebelumnya, seperti Energetic dan Beautiful. Album mini kedua Wanna One ini terdiri dari tujuh lagu, yakni Gold, I.P.U, Boomerang, We Are, I Can See, Your Name, dan I.P.U versi pengakuan (confession). (cnn/02)
Tag :

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…