Ternyata, Kebiasaan Sepele Ini Bisa Sebabkan Kaki Bau

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Pernah 'galau' kala harus melepas sepatu di rumah teman? Rasa tak nyaman ini bukan soal sepatu yang tak menarik atau bingung mau meletakkan sepatu, tetapi takut bau kaki menyeruak saat sepatu dilepas. Ada banyak faktor yang bisa membuat kaki jadi bau. Salah satunya adalah kebiasaan buruk memakai sepatu tanpa kaos kaki. Selain itu, ada empat kebiasan lain yang kerap tanpa disadari dilakukan. Jika tak ingin kaki bau, pastikan untuk menghentikan lima kebiasaan sepele berikut ini: 1. Pakai sepatu tanpa kaos kaki Ada beberapa sepatu yang memang tampak keren saat dipakai tanpa kaos kaki. Mesi tampak fashionable, kebiasaan ini justru membuat kaki jadi bau. Mengenakan sepatu tanpa kaos kaki hanya membuat kaki jadi cepat panas sehingga produksi keringat semakin banyak. Kaos kaki akan membantu kaki 'bernapas' dan mencegah keringat menempel pada kulit kaki sehingga bakteri tak punya waktu untuk berkembang dan membuat kaki jadi bau. Pilih kaos kaki berbahan katun. Jeffery W. LaMour, podiatris yang berbasis di Texas, Amerika Serikat menyebut tidak memakai kaos kaki akan berpotensi menimbulkan infeksi. Jamur tumbuh dalam gelap dan lingkungan yang lembab termasuk sepatu. "Untuk menurunkan risiko, gunakan penyemprot antibakteri atau bedak tabur pada sepatu setelah mengenakan mereka. Cuci kaki setiap hari, pastikan keringkan kaki sebelum mengenakan sepatu," kata Jeffery . 2. Rajin pakai sepatu yang sama Memiliki sepatu kesayangan dan nyaman dipakai membuat orang cenderung mengenakannya hampir setiap hari. Kebiasaan mengenakan sepatu yang sama jadi jawaban mengapa kaki selalu bau. Sepatu menampung keringat yang dihasilkan kaki sehari penuh sehingga bakteri penyebab bau punya lingkungan yang baik untuk berkembang biak. Cegah hal ini dengan memiliki sepasang sepatu alternatif untuk dikenakan bergantian. Satu sepatu 'beristirahat' dan sepatu lain dapat menggantikan. 3. Sepatu tak dibiarkan 'bernapas' Demi kerapihan rak sepatu, kadang orang meletakkan kaos kaki di dalam sepatu setelah dikenakan. Hal ini membuat sepatu tak punya kesempatan 'bernapas' dan jadi semakin lembab. Setelah dikenakan, biarkan sepatu 'bernapas' bebas atau jika perlu jemur sebentar agar kelembapannya berkurang. Selain itu, untuk mengurangi bau pada sepatu orang dapat meletakkan bubuk baking soda atau kopi yang sudah dimasukkan ke dalam kantong kain atau kaos kaki lama. Bedak tabur juga ampuh mengurangi bau sehingga sepatu siap dipakai lagi keesokan hari. 4. Tak menjaga kebersihan kaki Bukan cuma soal sepatu dan kaos kaki, kai yang bebau tak sedap juga bisa berasala dari kurang menjaga kebersihan kaki. Jeffery menyarankan untuk mengenakan sandal saat pergi ke tempat yang lembab seperti kamar mandi, kolam renang umum, atau lokasi lain yang memungkinkan kaki menjadi lembab. Lokasi-lokasi demikian jadi tempat berkembangnya bakteri dan jamur. 5. Salah makan Asupan makanan ternyata juga jadi faktor kaki berbau tak sedap. Ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari demi mengurangi kaki bau yakni, makanan yang tinggi sulfur, makanan manis dan pedas, serta makanan tinggi protein. Makanan tinggi sulfur misalnya bawang bombay, bawang putih, kubis, kembang kol, bir, the dan kopi. Sedangkan makanan tinggi protein misalnya, telur, ikan dan daging merah. Ketiga jenis bahan makanan ini mengandung kolin dan karnitin. Komponen ini menghasilkan trimetilamin saat dicerna tubuh. Trimetilamin adalah substansi yang memproduksi bau pada ikan. Ikan yang kaya akan kolin antara lain tuna dan salmon. (cnn/02)
Tag :

Berita Terbaru

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Institusi Polri diguncang anggotanya lagi. Terbaru, mantan Kanit Narkoba Polresta Pulau Ambon berinisial IT ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba. Pelaku…

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco ancang ancang hentikan prodi yang kurang peminat. Badri Munir, berharap…