Main HP saat Berkendara, 2 Pemotor Tewas Tabrak Tiang Reklame

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Ini mungkin bisa jadi peringatan buat semuanya agar tidak bermain handphone ketika sedang berkendara. Gara-gara main handphone, 2 pemotor yang berboncengan tewas setelah sebelumnya oleng dan naik ke median dan menabrak tiang reklame. Informasi yang dihimpun menyebutkan, pemotor berboncengan dan asyik main handphone hingga menabrak tiang reklame tersebut adalah Gita Wahyuni (22) warga Bendulmerisi, Surabaya yang saat kejadian sedang membonceng Nurul Hidayat (22) warga Desa Ngadipura Kecamatan Widang, Tuban. Keduanya tewas setelah motor yang mereka kendarai oleng dan naik ke median jalan sebelum akhirnya menabrak tiang reklame di jalan poros Surabaya Lamongan, tepatnya di depan Stadion Surajaya Lamongan, Jumat (23/3). Kanit Laka Lantas Polres Lamongan, Ipda Sudibyo kepada wartawan mengatakan, kejadian ini bermula ketika motor bernopol S 6651 KA yang saat itu dikemudikan Gita melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan kurang lebih 60 km/jam. Sesampainya di lokasi kejadian, kata Dibyo, sejumlah saksi mata melihat kalau pengendara tersebut melaju sambil memainkan handphonenya. "Saat main handphone sambil berkendara ini, motor korban oleng dan naik di atas median jalan hingga menubruk tiang reklame," terang Sudibyo kepada wartawan, Sabtu (24/3/2018). Akibat menabrak tiang reklame ini, lanjut Dibyo, pemotor berboncengan ini mengalami luka serius di bagian kepala dan meninggal di tempat kejadian. ''Banyak saksi warga yang mengetahui kalau korban memegang handpone saat berkendara dan otomatis menyetir dengan tangan satu," katanya. Dikatakan oleh Dibyo, kemungkinan besar pengendara tersebut pada saat berjalan dengan kecepatan tinggi sambil memegang handphone dan tak bisa mengimbangi atau oleng pada saat terkena lubang jalan atau yang lainnya. Akhirnya, motor langsung menubruk ke median jalan hingga naik dan kepala pengendara membentur tiang besi tersebut, sementara pembonceng tewas karena kepalanya membentur aspal jalan. "Sepeda motor milik korban kami amankan di Pos Polisi Deket beserta beberapa barang milik korban," tutur Dibyo. Kejadian seperti ini, menurut Sudibyo, bisa menjadi pelajaran bagi semua pengendara agar tidak bermain handphone di jalan raya saat berkendara karena bisa berakibat fatal. Meskipun menerima, telepon atau yang lainnya kelihatan sangat penting harus berhenti menepi terlebih dahulu agar tidak ada hal yang tak di inginkan. "Kami harap agar pengguna jalan bisa berhati-hati, karena main handphone sambil berkendara tentunya sangat rawan sekali bagi pengguna jalan," pinta Sudibyo. (dtk/02)
Tag :

Berita Terbaru

Tingkat Hasil Panen Petani Desa Tanjekwagir Dapat Bantuan Traktor Roda Empat.

Tingkat Hasil Panen Petani Desa Tanjekwagir Dapat Bantuan Traktor Roda Empat.

Jumat, 26 Jun 2026 10:45 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Harapan petani Desa Tanjekwagir Kecamatan Krembung untuk meningkatkan hasil pertanian akhirnya terwujud. Pada Kamis (25/6) Dinas P…

Tiga komplotan Curas di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat

Tiga komplotan Curas di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat

Jumat, 26 Jun 2026 09:19 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 09:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat berhasil ungkap dan tangkap komplotan pelaku Curas,setelah pihak korban dari A…

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya, – ADA kebiasaan unik setiap tanggal 10 Muharam yaitu muliakan Anak Yatim. Banyak umat muslim rutin menggelar acara santunan komunal …

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…