Tiga komplotan Curas di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo memimpin kegiatan konferensi pers bersama jajarannya terkait keberhasilan pengungkapan kasus perampokan minimarket Alfamart. SP/LESTARIYONO
Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo memimpin kegiatan konferensi pers bersama jajarannya terkait keberhasilan pengungkapan kasus perampokan minimarket Alfamart. SP/LESTARIYONO

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat berhasil ungkap dan tangkap komplotan pelaku Curas,setelah pihak korban dari Alfamart yang berada di kec.srengat / Kab.Blitar, dslam penangkapan itu berhasil bekuk tiga pelaku yang beraksi di Alfamart pada pada 6 Juni 2026 lalu, setelah mendalami laporan korban, di sertai vidio aksi pelaku, sekaligus lakukan penyelidikan, akhirnya ke tiga pelaku masing masing YDa S 23 warga Kec.Oagu Kab.Kediri, MJS 23 warga Kec.Durenan Kab.Tulungagung dan LSL 23 warga Kec.Ngasem Kab.Kediri.

Keberhasilan ungkap dan tangkap tersebut di sampaikan Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo S.IK.M.IK dalam rekeasnya Kamis (25 Juni 2026) siang, dalam keteranganya, bahwa aksi perampokan terjadi pada 6 Juni 2026 dini hari (pkl 03.00) sebelum menuju sasaran mereka yang berangkat dari Kediri menuju Kecamatan Srengat dengan menggunakan dua sepeda motor guna mencari sasaran minimarket yang masih beroperasi (buka)

“Kami menerima laporan sekitar pukul 03.50 WIB. Setelah dilakukan penyelidikan secara intensif, sekaligus minta keterangan saksi saksi, termasuk memeriksa Cctv jalanya para pelaku beraksi, setelah didalami dan penyelidikan secara cermat, akhirnya ketiga pelaku berhasil kita amankan." Terang orang nomer satu di jajaran Polres Blitar Kota ini.

AKBP Kakfaris Lalo, menyampaikan secara rinci modus operandinya ke tiga pelaku yang rata rata berusia remaja itu,setelah sampai di Srengat mereka mencari sasaran dan menemui Alfamart yang berada di Jalan Mastrip Nomor 27, Kecamatan Srengat yang marih aktifitas, selanjutnya para pelaku langsung melancarkan aksinya dngn pembagian tugas masing masing, YDS todongkan golok kepada karyawan, MJS mengancam menggunakan sajam, sedangkan ISL membawa pisau dapur untuk menekan korban agar menuruti perintah mereka.

Di bawah ancaman oleh para pelaku memaksa karyawan nuntuk membuka brankas, dan akhirnya berhasil menguras uang tunai dalam brankas sebesar Rp44 juta, sebelum melarikan diri, para pelaku mengikat tangan korban menggunakan tali rafia merah.

Setelah di dalami dalam pemeriksaan, akhirnya terungkap masing-masing tersangka memiliki peran berbeda dalam menjalankan aksi kejahatan tersebut, untuk YDS berperan sebagai otak sekaligus perencana aksi yang menentukan target, menyiapkan perlengkapan, serta memimpin pembagian hasil kejahatan, sedang MJS dan ISL lakukan peran yang lain.

“Motif para pelaku adalah ekonomi utamanya keserakahan, mereka mengincar uang yang tersimpan di dalam brankas karena nilainya besar dan pengawasannya relatif minim pada jam-jam rawan,” kata AKBP Kalfaris yang di dampingi Kasat Reskrim AKP Rudi Kuswoyo, Kasi Humas AKP Samsul Anwar dan Kasi Propam.

Guna penyelidikan kasus tersebut, Satreskrim menyita sejumlah barang bukti berupa satu parang bergagang besi, satu sajam bergagang kayu, beberapa telepon genggam, satu unit sepeda motor yang digunakan saat beraksi, dua motor, untuk satu sepeda motor dibeli menggunakan hasil kejahatan.

Juga dalam penyidikan terungkap bahwa komplotan tersebut diduga telah melakukan aksi serupa di sedikitnya tujuh lokasi berbeda, kini ke tiga tersangka masih di dalami kemungkinan keterlibatan para tersangka dalam sejumlah kasus curas lainnya, termasuk dugaan kejahatan serupa di wilayah Jombang.

"Atas perbuatannya, ketiga tersangka bisa dijerat Pasal 479 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara,"AKBP Kakfaris, di akhiri dngn tunjukan BB pada wartawan. Les

Berita Terbaru

300 Warga Ponorogo Datangi Pengadilan Tipikor Surabaya, Beri Dukungan Penuh untuk Sugiri Sancoko

300 Warga Ponorogo Datangi Pengadilan Tipikor Surabaya, Beri Dukungan Penuh untuk Sugiri Sancoko

Selasa, 11 Agu 2026 16:49 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 16:49 WIB

SURABAYA- Ratusan warga dari berbagai penjuru Kabupaten Ponorogo mendatangi Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya guna memberikan dukungan moral…

Ketika Hubungan Pribadi Bersinggungan dengan Kekuasaan

Ketika Hubungan Pribadi Bersinggungan dengan Kekuasaan

Selasa, 11 Agu 2026 16:31 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 16:31 WIB

‎ADA satu fakta dalam persidangan kesembilan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Sekilas mungkin terlihat sederhana, tetapi m…

Pemkot Surabaya Ambil Langkah Tegas Pecat Raka Jatim yang Minta Pacar Aborsi

Pemkot Surabaya Ambil Langkah Tegas Pecat Raka Jatim yang Minta Pacar Aborsi

Selasa, 11 Agu 2026 15:31 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti Tio Ferdian Rahmana, runner up Raka Raki Jawa Timur 2026 yang menjadi sorotan setelah muncul dugaan dirinya…

Pemkab Mulai Bidik Mangrove Pesisir Sidoarjo Jadi Aset Ekonomi Karbon

Pemkab Mulai Bidik Mangrove Pesisir Sidoarjo Jadi Aset Ekonomi Karbon

Selasa, 11 Agu 2026 15:24 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Untuk menjaga kawasan pantai, sekaligus mendorong kawasan tersebut sebagai aset ekonomi baru bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten…

Perajin Tempe Kampung Sanan Kota Malang Menjerit, Biaya Produksi Naik hingga Rp12.500

Perajin Tempe Kampung Sanan Kota Malang Menjerit, Biaya Produksi Naik hingga Rp12.500

Selasa, 11 Agu 2026 15:13 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.comn, Malang - Selain bahan pangan dan sejumlah kebutuhan lain yang juga naik, turut mempengaruhi kenaikan harga kedelai membuat perajin tempe di…

Bikin Bocah Gatal-gatal, DLH Kota Malang Batasi Operasional Air Mancur Alun-alun Merdeka

Bikin Bocah Gatal-gatal, DLH Kota Malang Batasi Operasional Air Mancur Alun-alun Merdeka

Selasa, 11 Agu 2026 15:04 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti peristiwa gatal-gatal pada anak-anak, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui DLH setempat telah membatasi…