Pelaku Penyerang Kiai di Lamongan Jalani Operasi Alat Vital

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Masih ingat NT, pelaku penyerangan seorang kiai di Lamongan? Selain mengidap gangguan jiwa, NT ternyata juga terserang penyakit kelamin akibat kerap mengikat alat vitalnya dengan karet gelang. Akibatnya, alat vital NT terpaksa dioperasi. Hal ini dibenarkan Kapolres Lamongan, AKP Feby DP Hutagalung. "Operasi dilakukan di RSUD dr Soegiri Lamongan," kata AKP Feby usai menerima kedatangan tim dokter RSUD dr Soegiri Lamongan bersama Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung, Rabu (28/3). Dikatakan oleh AKBP Feby, dari pertemuan dengan tim dokter RSUD dr Soegiri diketahui kalau operasi sudah dilakukan dan tidak dikenakan biaya alias digratiskan. Saat ini, lanjut AKBP Feby, NT masih dalam tahap pemulihan. Setelah ini, AKBP Feby sudah berkoordinasi dengan RSJ Lawang untuk bisa membantu menyembuhkan kondisi kejiwaan pelaku. "Kami mengucapkan rasa terimakasih kepada pihak RSUD dr Soegiri Lamongan yang walaupun Keluarga NT secara ekonomi kurang mampu tetapi pihak rumah sakit tetap berkenan untuk melakukan operasi yang mengidap penyakit fisik pada alat kelaminnya," tutur AKBP Feby. AKBP Feby menambahkan, selain mengucapkan terimakasih kepada tim dokter karena telah menyelesaikan administrasi NT terkait biaya operasi, ia juga terkesan dengan penanganan RSUD dr Soegiri yang mempunyai jiwa sosial tinggi. "Pelaku ini sudah dipastikan alami gangguan jiwa, dan RSUD dr Soegiri membebaskan biaya karena NT dari warga yang kurang mampu," ungkapnya. Dalam pertemuan ini, Kapolres Lamongan AKBP Feby D.P Hutagalung didampingi Kasat Reskrim AKP Yadwivana Jumbo Qantason beserta anggota dan Kabag Sumda Kompol Edi Cahyono, sementara dari tim dokter RSUD dr Soegiri adalah Kepala ruangan RSUD dr Soegiri, Suwaji beserta tim, dr Eko dan dr Aini. Ikut pula, Sriana orang tua dari NT. "Kami ke sini hanya ingin menyampaikan kalau operasi sudah selesai dilakukan dan semua dibebaskan," ujar salah seorang anggota tim dokter, dr Eko. (dtk/02)
Tag :

Berita Terbaru

Tingkat Hasil Panen Petani Desa Tanjekwagir Dapat Bantuan Traktor Roda Empat.

Tingkat Hasil Panen Petani Desa Tanjekwagir Dapat Bantuan Traktor Roda Empat.

Jumat, 26 Jun 2026 10:45 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Harapan petani Desa Tanjekwagir Kecamatan Krembung untuk meningkatkan hasil pertanian akhirnya terwujud. Pada Kamis (25/6) Dinas P…

Tiga komplotan Curas di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat

Tiga komplotan Curas di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat

Jumat, 26 Jun 2026 09:19 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 09:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat berhasil ungkap dan tangkap komplotan pelaku Curas,setelah pihak korban dari A…

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya, – ADA kebiasaan unik setiap tanggal 10 Muharam yaitu muliakan Anak Yatim. Banyak umat muslim rutin menggelar acara santunan komunal …

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…