Bibir Perempuan Ini Bengkak dan Pecah-pecah Karena Make Up

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Setiap orang tentu ingin terlihat lebih cantik dengan menggunakan make-up. Tapi untuk mendapatkan kecantikan tersebut kadang ada harga yang harus dibayar, seperti misalnya saja harga make-up yang demikian mahal. Atau bahkan perawatan kecantikan yang butuh biaya besar. Perlu diketahui, tidak selamanya, produk kosmetik aman, dan tak selamanya prosedur kecantikan seperti tato bibir bisa menyempurnakan penampilan. Kadang hal ini menjadi celah bagi para produsen nakal untuk membuat make-up palsu atau bahkan terapis kecantikan palsu yang menawarkan kosmetik atau prosedur kecantikan dengan harga yang murah. Tapi tentu hal ini punya risiko tersendiri, terutama bagi tubuh para penggunannya. Ini seperti yang terjadi pada salah seorang perempuan. Bibir seorang perempuan ini menjadi bengkak dan terinfeksi setelah menggunakan make-up dan prosedur kecantikan tato bibir. Awalnya dia berharap bisa memiliki bibir merah muda yang tahan lama. Banyak netizen percaya bahwa dia mungkin telah menggunakan produk palsu, atau dia hanya alergi terhadap komponen make-up. Sebuah postingan di Facebook mengenai tato bibir pun jadi perhatian. Banyak komentar menulis, bahwa infeksi tersebut bisa saja terjadi karena ia memoleskan lipstik palsu. Tetapi dengan tingkat keparahan infeksi bibir seperti itu, banyak netizen percaya bahwa warna bibir berkat "tato palsu” bertanggung jawab untuk ini. Dilansir laman Mashable, merkuri, timbal, arsenik, sianida dan bahkan urin manusia dan kotoran tikus sering ditemukan dalam kosmetik palsu. Tingkat racun di beberapa produk ini telah menyebabkan reaksi alergi yang parah termasuk ruam kulit dan luka bakar, cacat dan masalah kesehatan jangka panjang seperti tekanan darah tinggi dan infertilitas.
Tag :

Berita Terbaru

KPK Periksa Pengembang hingga Kadis DPMPTSP, Sumarno: Tanya ke KPK!  ‎

KPK Periksa Pengembang hingga Kadis DPMPTSP, Sumarno: Tanya ke KPK! ‎

Selasa, 28 Apr 2026 07:36 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa sejumlah pengembang dan pengurus STIKes dalam kasus dugaan pemerasan yang…

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Institusi Polri diguncang anggotanya lagi. Terbaru, mantan Kanit Narkoba Polresta Pulau Ambon berinisial IT ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba. Pelaku…