Ayah Meghan: Meghan Markle Menderita Jadi Istri Pangeran Harry

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Menjadi anggota Kerajaan Inggris adalah hal yang membanggakan, sekaligus membahagiakan. Namun, menurut ayah Meghan Markle, Thomas Markle, putrinya tidak merasakan hal tersebut, setelah menikah dengan Pangeran Harry. Ya, Thomas mengatakan bahwa Meghan ketakutan, setelah ia resmi menyandang gelar Duchess of Sussex. Dilansir dari laman Hollywood Life, Senin 16 Juli 2018, Thomas mengungkapkan bahwa ia merasa Meghan menderita sebagai istri Pangeran Harry dan menjadi anggota keluarga Kerajaan Inggris. "Saya pikir, dia ketakutan. Saya melihat itu di matanya, di wajahnya, dan di senyumannya," ucap pria berusia 73 tahun itu. "Saya sudah melihat senyumannya selama bertahun-tahun. Saya tahu senyumannya. Saya tidak suka senyuman dia yang saya lihat sekarang. Itu adalah senyuman yang menyembunyikan rasa sakit," ujarnya. Ia lantas menambahkan bahwa ia tidak tahu apa senyuman Meghan yang ia lihat di berbagai media internasional hanya mengungkapkan suasana hati yang buruk, atau sesuatu yang lebih buruk dari itu. "Saya tidak tahu. Itu sangat membuat saya khawatir. Saya pikir, dia berada di bawah banyak tekanan," tambahnya. Mungkin hal itu berkaitan dengan berbagai larangan dan aturan Kerajaan Inggris yang wajib dipatuhi Meghan, yang dinilai Thomas tak masuk akal. Seperti menyilangkan kakinya dengan cara menyilangkan tumit, bukan lutut, serta berpakaian dengan gaya konservatif. "Meghan terlihat seperti orang di film Law. Kenapa di tahun 2018, dia berpakaian seperti di era 1930-an? Kenapa dia harus menutupi lututnya?" ucap Thomas. "Saya tidak menyalahkan Harry atau siapapun, namun mereka mematuhi aturan yang tidak masuk akal bagi saya. Mereka juga manusia seperti orang lain. Tuhan tahu, saya merasa kasihan pada mereka, karena tak bisa menunjukkan emosi mereka," ujarnya.
Tag :

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…