Virtual Reality Bisa Sembuhkan Acrophobia, Percaya?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Teknologi virtual reality (VR) diklaim bisa menjadi terapi bagi penyembuhan phobia. Akademisi dari Universitas Oxford, Inggris, menemukan bahwa tiga dari empat pasien dengan phobia ketinggian serius bisa melewatinya setelah melakukan terapi. Dilansir dari Independent, Selasa, 17 Juli 2018, pelatih VR akan menuntun mereka di gedung 10 lantai dengan atrium terbuka di bagian tengah. Para pasien diminta bersandar di tepi untuk menyelamatkan kucing atau menyemberangi jembatan tali. Ketakutan para pasien yang berjuang mendekati balkon atau lebih memilih menggunakan eskalator selama beberapa waktu bisa dihilangkan dalam beberapa jam saja tanpa ada terapi bersama manusia. Penelitian ini menggunakan 100 partisipan dengan diagnosa ketakutan rata-rata selama 30 tahun. Sekitar 49 orang dipilih secara acak ditaruh pada grup VR. Selama terapi hanya dua orang yang tidak bisa menyelesaikan, karena mengaku terlalu sulit. Menurut pimpinan penelitian, Daniel Freeman, sebanyak 6 kali sesi selama 30 menit, para pasien memulai terapi menggunakan VR selama dua minggu. Mereka memulainya dengan menjelaskan penyebab ketakutannya, dan psikologi dasar dari kondisi tersebut. "Kami membutuhkan banyak terapis ahli, bukan hanya beberapa. Tapi, untuk menemukan banyak permintaan besar pada penyembuhan penyakit mental kami juga memerlukan solusi teknologi," ungkapnya. Lalu, Freeman menuturkan, setiap partisipan masuk ke dalam gedung virtual 10 lantai. Setiap lantainya mereka melakukan tugas, seperti berdiri di dekat tepi yang penghalang keamanannya semakin menjauh atau menjatuhkan bola. **foto** Setiap tugas akan dinaikkan kadar kesulitannya, yang salah satunya, partisipan harus berjalan menggunakan jembatan. Alhasil, sebanyak 34 dari 49 peserta atau sekitar 69 persen tidak lagi memiliki diagnosa phobia serius. Freeman menambahkan jika penelitian ini merupakan yang pertama kali dilakukan. Ia dan tim peneliti dari Oxford menyatakan terapi ini juga bisa digunakan pada kondisi kesehatan mental lainnya dan bisa membantu mengatasi kekurangan dokter di bidang tersebut.
Tag :

Berita Terbaru

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dosen Hukum Korporasi Universitas Merdeka Madiun, Angga Pramodya Pradhana, mempertanyakan dasar hukum perubahan kebijakan Pemkot…

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi, komitmen, dan keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga membuahkan a…

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pagi itu, suasana di Jalan Sumber Mulyo IV, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, terasa berbeda. Di antara deretan rumah w…

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim Surabaya, Rabu (29/7/2026). Dalam k…

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada 1.258 mahasiswa peserta program kuliah kerja nyata (KKN) Universitas …