Kasus Iis Dahlia, Evan Sanders Ikut Berkomentar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Kasus yang sedang menimpa pedangdut Iis Dahlia sampai saat ini memang menjadi buah bibir di kalangan masyarak Indonesia. Kelakuan Iis pada saat mengusir peserta audisi ajang pencarian bakat karena penampilannya yang biasa membuat pedangdut itu dihujat warganet. Sejumlah musisi dan sesama artis pun ikut mengomentari. Kini giliran artis Evan Sanders. Presenter sekaligus pemain film itu mengungkapkan pendapatnya mengenai kasus yang sedang dialami Iis Dahlia. Menurut Evan, semua tergantung dan kembali kepada setiap individu itu sendiri, mau melalui jalan apa ia akan terkenal sebagai artis. “Apa yang kita lakukan sekarang kayak mau di-bully atau ngelakuin apa saja yang orang bilang sampai dijorok-jorokin atau apa, itu kan balik lagi. Kalau kerja di entertainment, kita mau nge-build image seperti apa,” ujar Evan saat ditemui di Plaza Indonesia, Jumat, 27 Juli 2018. Pemain film Dealova itu juga mengatakan bahwa untuk sukses dalam dunia hiburan Tanah Air, setiap orang harus memiliki kualitas, bukan hanya sensasi yang akan membuat artis itu terkenal tapi hanya sementara. “Iya untuk sesaat mungkin (terkenal). Kayak waktu itu Keong Racun. Sekarang ke mana mereka, hilang kan? Jadi kalau mau masuk dan bertahan di dunia entertaint, we have to go with quality,” ujar Evan. Lebih lanjut presenter kelahiran Papua itu sebenarnya tidak menyalahkan dengan adanya gimmick dalam sebuah tayangan televisi. Namun, menurut aktor 36 tahun ini, yang harus diingat bahwa gimmick itu juga ada batasannya, dan dilakukan dengan sewajarnya sehingga tidak menimbulkan efek negatif kepada sejumlah pihak
Tag :

Berita Terbaru

Kejati Jatim Ungkap Skema Rangkap Jabatan Guru dan Pendamping Desa di Probolinggo

Kejati Jatim Ungkap Skema Rangkap Jabatan Guru dan Pendamping Desa di Probolinggo

Kamis, 26 Feb 2026 07:08 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 07:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait penerimaan gaji atau honor ganda akibat rangkap jabatan di Kabupaten P…

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…