Pelaku Pecah Kaca Mobil di Surabaya Hanya Butuh Hitungan Detik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Hanya dalam hitungan detik, dua pelaku spesialis pecah kaca berhasil menggondol barang berharga dari mobil korban. Dalam melancarkan aksinya, pelaku hanya bermodal keramik atau pecahan busi. Beruntung, pelaku tindak kejahatan yang dilakukan, Agung (40) asal Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo bersama Toni (40) warga Bubutan, Kota Surabaya dapat dibekuk tim Subdit Jatanras, Direskrimum Polda Jatim. Sehingga korban tak lagi bertambah, meski puluhan orang telah menjadi korban kejahatan mereka. “Dilakukan dengan cara menggunakan pecahan keramik busi, dalam hitungan detik pelaku sudah berhasil memecahkan kaca dan mengambil barang berharga dari dalam kendaraan korban,” ujar Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs Machfud Arifin, Selasa (31/7/2018). Menurut pengakuan tersangka selama pemeriksaan, ulahnya tersebut sudah lebih dari 30 kali dilakukan dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) disekitar kota Surabaya dan Sidoarjo. Selama beraksi, tersangka melakukan secara berdua dengan mengendarai motor. Agung bertindak sebagai pemecah kaca mobil, sedangkan Toni sebagai joki. Begitu melihat mobil terparkir yang didalamnya terdapat barang berharga, keduanya kemudian mendekati kendaraan tersebut. Setelah itu, pecahan keramik busi dimuntahkan dari mulutnya, dilempar ke arah kaca hingga pecah kemudian meraih barang tersebut lalu kabur. “Barang yang dicuri laptop dan tas yang ditinggal pemilik di dalam mobilnya,” lanjut Machfud. Pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar tidak meninggalkan barang-barang berharga didalam kendaraannya. “Saya menghimbau kepada masyarakat jangan meninggalkan barang berharga di dalam mobil. Ini pula yang pernah dialami anak Walikota Surabaya (Tri Rismaharini),” katanya. Komplotan pelaku pecah kaca mobil dengan korban putra sang Walikota lebih dulu tertangkap oleh jajaran Polrestabes Surabaya. Selain meresahkan, tersangka berusaha kabur saat petugas kepolisian hendak meringkus sehingga terpaksa menembak kaki salah satu tersangka.
Tag :

Berita Terbaru

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Institusi Polri diguncang anggotanya lagi. Terbaru, mantan Kanit Narkoba Polresta Pulau Ambon berinisial IT ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba. Pelaku…

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco ancang ancang hentikan prodi yang kurang peminat. Badri Munir, berharap…