800 Gram Sabu Asal Malaysia Disita, Peredaran Dikendalikan dalam Lapas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur terus berupaya maksimal memerangi peredaran narkotika di wilayah Jawa Timur khususnya. Kali ini giliran peredaran sabu-sabu yang terkoneksi dengan dua Lapas di Indonesia.Pengungkapan peredaran narkotika itu diawali dari informasi masyarakat. Berbekal informasi itu, Bidang Pemberantasan BNNP Jawa Timur yang dipimpin oleh AKBP Wisnu Chandra melakukan pemetaan. Dari pantauan petugas, barang asal Malaysia tersebut teridentifikasi masuk melalui pelabuhan di Kepulauan Riau, selanjutnya, dua kurir dipersiapkan oleh bandar dari lapas kelas II Tanjungpinang Riau. Keduanya adalah AI (34) warga Bengkong Baru RT 1/4 Kecamatan Bengkong Kota Batam, Kepulauan Riau dan perempuan berinisial EDS (26) Perum Bumi Jati Elok Blok A5 Pagedangan Purworejo. Keduanya mengirimkan paket sabu seberat 800 gram itu ke Surabaya melalu jalur darat."Selanjutnya di Surabaya, mereka sudah ditunggu oleh seorang berinisial IS yang juga dikendalikan dalam lapas Porong Sidoarjo," beber Kabid Pemberantasan BNNP Jatim, AKBP Wisnu Chandra, Jumat (3/8) sore.Lebih lanjut,IS yang merupakan warga Dupak Bangunrejo,Surabaya itu ditangkap lebih dulu bersamaan dengan JPS alias James di Sedati,Sidoarjo, 20 Juli 2018 sore. IS yang merupakan anak buah dari Kuryadi di lapas Porong, diminta petugas untuk melanjutkan transaksi dengan dua tersangka AI dan EDK pada 2 Agustus 2018 di sebuah hotel."Kami kembangkan terus ke beberapa wilayah di luar Jawa Timur,mengingat intensitas barang yang masuk kepada mereka cukup tinggi," tandas Wisnu.Selain mengamankan para tersangka, petugas pemberantasan BNNP Jatim itu juga menyita sejumlah barang bukti, diantaranya adalah 800 gram dan 250 gram narkotika jenis Methaphetamine (sabu), empat unit handphone, satu unit R2 Yamaha Jupiter Z, empat lembar ATM, satu lembar bill kamar hotel atas nama EDK.fir
Tag :

Berita Terbaru

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Institusi Polri diguncang anggotanya lagi. Terbaru, mantan Kanit Narkoba Polresta Pulau Ambon berinisial IT ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba. Pelaku…

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco ancang ancang hentikan prodi yang kurang peminat. Badri Munir, berharap…