Selundupkan Sabu via Udara, Tiga Pengedar Ditangkap BNN

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Upaya pemberantasan narkotika jenis sabu kembali dilakukan oleh bidang pemberantasan Badan Narkotika Nasional Jawa Timur (BNNP Jatim) terhadap tiga tersangka penyelundup dan pengedar barang haram narkotika jenis sabu di Pasuruan, Sabtu (15/9) malam. Tiga tersangka itu adalah pasutri Heri Subakti (39) dan Eci Rusnawati (30) warga Ds. 1 Tunas Aur - Indralaya kab.Ogan Ilir Sumatera Selatan dan Nurul Qhuluq (49) warga Ds. kesiman- Lecari , Sukorejo Pasuruan. Dari pantauan tim yang digawangi AKBP Wisnu Chandra, kelompok ini memasukkan sabu seberat 100 gram melalui jalur udara. Pasangan suami istri itu mendarat di bandara Juanda dan dijemput oleh Nurul Qhuluq menggunakan sebuah mobil sedan Nisaan Match. Sejauh ini, jaringan asal Sumatera itu telah lebih dari dua kali menyelundupkan sabu di Pasuruan. "Dalam kurun waktu satu bulan terakhir yang kami monitoring sudah ada dua kali kiriman paket yang sama. Kemungkinan bisa lebih dari dua kali sebelum kami monitoring," beber Wisnu, Rabu (19/9). Lebih lanjut, hasil pemeriksaan sementara, kedua pasutri itu mendapat upah sebesar tujuh juta rupiah setiap kali berhasil.mengirimkan paket sabu di wilayah Pasuruan. Sedangkan Nurul bertugas sebagai yang mengedarkan serbuk haram tersebut kepada pembeli di Pasuruan. "Mereka mengedarkannya di Pasuruan ya. Sekali masuk barang dapat upah tujuh juta rupiah," imbuhnya. Guna hasil penyidikan dan pengembangan,BNNP Jatim kemudian menyerahkan ketiga tersangka itu ke BNNK Pasuruan. Selanjutnya, petugas BNNP Jatim bergerak mencari pemasok barang tersebut yang diduga memiliki jaringan besar di Jawa Timur.
Tag :

Berita Terbaru

Kinerja APBN Mojokerto Raya Terjaga Baik Ditengah Guncangan Ekonomi Global

Kinerja APBN Mojokerto Raya Terjaga Baik Ditengah Guncangan Ekonomi Global

Selasa, 28 Apr 2026 10:25 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 10:25 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Kondisi carut marut perekonomian global dampak dari perang di timur tengah tak membuat kinerja APBN Mojokerto Raya…

KPK Periksa Pengembang hingga Kadis DPMPTSP, Sumarno: Tanya ke KPK!  ‎

KPK Periksa Pengembang hingga Kadis DPMPTSP, Sumarno: Tanya ke KPK! ‎

Selasa, 28 Apr 2026 07:36 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa sejumlah pengembang dan pengurus STIKes dalam kasus dugaan pemerasan yang…

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…