Sebelum Ikutan Tren Perawatan Wajah Ala Korea, Wajib Simak Ini!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Saat membicarakan Korea, pikiran kita biasanya langsung tertuju pada K-Pop dan K-Drama. Tak sedikit dari generasi muda Indonesia yang tergila-gila dengan aktor, aktris, maupun penyanyi dari Negeri Ginseng tersebut. Segala hal yang berhubungan dengan Korea akan laku keras di masyarakat kita, termasuk tren 10 langkah penggunaan produk perawatan wajah dan kulit ala Korea atau dikenal dengan sebutan 10 steps Korean skin care routine. Konon, 10 langkah itu memungkinkan perempuan memiliki wajah ‘bening’ ala perempuan Korea. Bagi yang belum tahu, 10 steps Korean skin care routine itu adalah oil cleanser–foam cleanser-eksfoliasi-toner-essence-serum-masker-krim mata-krim wajah-sun protection factor (SPF). Ngerti nggak? Saya tidak akan menerangkan satu per satu langkah tersebut. Yang ingin saya tegaskan adalah perlukah perempuan Indonesia mengikuti 10 langkah perawatan kulit, terutama wajah ini? Setiap perawatan kulit dimulai dengan mengetahui kondisi kulit diri sendiri terlebih dahulu. Ada perempuan yang terlahir dengan kulit normal-normal saja. Ada yang kulitnya sensian. Ada pula yang berminyak dan gampang jerawatan. Perlakuan itu pun berlaku sebelum mencoba berbagai langkah perawatan wajah ala Korea, yakni harus tahu jenis kulit kita seperti apa dan jenis perawatan manakah yang diperlukan oleh kulit. Jika perawatan yang dilakukan tidak sesuai dengan jenis kulit, meskipun sudah mencapai langkah ke-10, hasilnya tidak akan maksimal sesuai harapan. Yah, walaupun tidak sampai lebam-lebam kayak operasi plastik si ibu yang itu. Tapi yang menjadi masalah adalah sifat latah perempuan muda Indonesia yang ingin ikut-ikutan, karena kemakan segala macam bentuk promosi. Muda-muda kok latah? Ambil contoh saya sendiri. Ketika melihat iklan suatu produk, langsung kepincut ingin beli tanpa riset dulu, produk ini cocoknya digunakan untuk apa dan kulit yang bagaimana? Ya ending-nya sudah ketebak, kecewa karena hasilnya tak sesuai dengan klaim yang ada. Selain produk, langkah-langkah perawatan wajah pun harus disesuaikan dengan kebutuhan kulit wajah kita. Jika kulit berjerawat dan breakout agak parah, maka perlu diberikan perawatan ekstra. Namun, jika kulit wajah baik-baik saja, tidak perlu melakukan langkah yang sama ekstranya. Yang sering terjadi adalah, meskipun kulit wajah baik-baik saja, banyak perempuan yang ngotot perlu melakukan 10 steps Korean skin care routine, sehingga malah nggak bagus buat kulit wajah. Sayang sekali, hanya sekadar ingin ikut tren wajah ‘bening’ ala K-Pop atau K-Drama. Satu hal lagi yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan produk dan langkah perawatan wajah adalah mengetahui bahwa perusahaan skincare sedang jualan. Mereka pastinya mengklaim ini-itu, yah namanya juga biar laku. Klaim bahwa produk ini bisa mencerahkan kulit selama kita tidur atau sebuah produk yang bisa menghaluskan kulit wajah dengan sebulan pemakaian. Sah-saja saja sih ketika berjualan, tapi konsumen juga berhak tahu apa konsekuensinya. Dan, konsumen wajib bertanya soal itu. Coba sekarang lihatlah wajahmu. Setelah melihat iklan skincare yang menampilkan aktris dengan kulit wajah tanpa cela, kita akan melihat satu titik jerawat mungil yang dianggap sebagai ‘ketidaksempurnaan’. Atau, saat kita tersenyum, ada garis keriput halus di pipi yang dinilai sebagai ‘kecacatan’. Dan, kita mungkin saja melihat pori-pori wajah yang lebih besar daripada biasanya, sehingga harus dikecilkan. Kita hanya akan melihat ‘kekurangan’ dalam wajah kita, yang kemudian diiyakan oleh para produsen skincare. Jerawat mungilmu yang besok juga bisa kempes dengan sendirinya seolah hanya bisa dimusnahkan oleh satu krim tertentu. Kemudian, dengan produk yang lain, katanya bisa mengecilkan pori-pori sampai kulit menjadi sebening kaca. Para produsen skincare sedang menciptakan standar baru tentang ‘kecantikan’ dan pada akhirnya menyampaikan pesan kepada semua perempuan, termasuk perempuan berwajah sehat, untuk tetap dan terus menerus melakukan perawatan sesuai standar yang diciptakan tadi itu. Bayangkan, bagaimana kalau banyak perempuan yang percaya diri dengan kesehatan kulit mereka? Berapa banyak pabrik skincare yang akan bangkrut? Kembali ke topik 10 steps Korean skin care routine yang sedang marak ini. Intinya, saya tidak anti dengan langkah-langkah tersebut atau produk skin care. Tapi, ya tolong lihat dan kenali dulu kulit kita beserta masalah-masalah yang ingin diatasi. Setelah itu baru pilihlah produk dan langkah yang sesuai. Tidak harus mengikuti 10 langkah yang ekstra ribet dan ekstra mahal karena kondisi kulit setiap perempuan tidak sama. Cantik ya cantik, sehat, dan bahagia. Memang, kecantikan seperti apa yang dilandasi kesakitan? Song Hye-kyo boleh saja memiliki wajah yang dianggap sempurna oleh kebanyakan orang. Lha, itu kan hak dia, merawat wajahnya sedemikian rupa. Kamu? Ya kamu pun berhak untuk bebas menentukan seperti apa perawatan dan produk yang cocok. Tak harus jadi seperti Hye-kyo atau lainnya. Kuncinya adalah semua perempuan itu cantik. Merawat diri sebagai bentuk ekspresi, tak perlu menjadi orang lain, dan tentunya sesuai dengan isi dompet dan limit kartu kreditmu. Di negeri kita kan unik. Daya beli katanya melemah, tapi daya cicil tinggi.
Tag :

Berita Terbaru

Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kota Mojokerto Tahun 2027, Wali Kota Tekankan Pentingnya Aspirasi Bottom-Up

Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kota Mojokerto Tahun 2027, Wali Kota Tekankan Pentingnya Aspirasi Bottom-Up

Minggu, 22 Feb 2026 16:18 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 16:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun…

Ayo Ramaikan! Pasar Takjil Ramadhan 2026 Kembali Hadir di Pasar Ketidur Kota Mojokerto

Ayo Ramaikan! Pasar Takjil Ramadhan 2026 Kembali Hadir di Pasar Ketidur Kota Mojokerto

Minggu, 22 Feb 2026 16:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pasar Takjil Ramadhan kembali hadir menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 di Pasar Rakyat Ketidur, Kecamatan Prajurit…

Pesona Sumber Takir, Destinasi Wisata di Tempeh yang Dikelilingi Pepohonan Hijau

Pesona Sumber Takir, Destinasi Wisata di Tempeh yang Dikelilingi Pepohonan Hijau

Minggu, 22 Feb 2026 15:03 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Destinasi wisata Sumber Takir, yang merupakan sebuah pemandian alami yang terletak di Dusun Krajan Barat, Desa Jokarto, Kecamatan…

Suasana Sejuk Pemandian Selokambang di Lumajang Jadi Spot Favorit Liburan Keluarga

Suasana Sejuk Pemandian Selokambang di Lumajang Jadi Spot Favorit Liburan Keluarga

Minggu, 22 Feb 2026 14:54 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Pemandian Selokambang yang terletak di Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menyimpan keindahan…

Bumi Perkemahan Glagaharum Bakal Jadi Wisata Baru di Lereng Gunung Semeru Lumajang

Bumi Perkemahan Glagaharum Bakal Jadi Wisata Baru di Lereng Gunung Semeru Lumajang

Minggu, 22 Feb 2026 14:47 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumjang - Saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang tengah menyiapkan Bumi Perkemahan Glagaharum seluas sekitar 10 hektare yang berada…

Solenoid Transmisi Bermasalah, Lexus Recall LX500d dan LX600 di Pasar Australia

Solenoid Transmisi Bermasalah, Lexus Recall LX500d dan LX600 di Pasar Australia

Minggu, 22 Feb 2026 14:26 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 14:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Merek kendaraan mewah, Lexus baru-baru ini menarik kembali atau recall model LX500d dan LX600 di Australia, lantaran adanya masalah…