Larang Penggunaan Helm Lucu, Akun Instagram Diserang Warganet

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Helm unik berbentuk tokoh animasi telah cukup lama beredar di Indonesia. Bentuknya adalah helm biasa, yang dimodifikasi dengan cara dipasangi pelapis berbahan kain dan berbentuk karakter lucu. Meski demikian, tidak semua petugas polisi sepakat akan keamanan helm model tersebut. Seperti dilansir dari laman Instagram @satlantaspolrestabessmg, Senin 15 Oktober 2018, seorang petugas polisi memberhentikan motor yang dikendarai ojek online. **foto** Alasannnya sederhana, pengendara menggunakan helm berbentuk kepala karakter kartun Cookie Monster. Helm tersebut terlihat sangat menarik perhatian, sebab desainnya lucu dan menggunakan warna biru yang menyolok. Tak ada keterangan resmi, apakah sopir ojek online itu mendapatkan tilang atau tidak, karena seluruh surat yang diperlukan, seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) lengkap dimiliki. Dalam kolom keterangan tertulis, "Selamat pagi, ketemu lagi babang tampan pakai helm beginian. Mana intip intip dari dalam helm. Untungnya surat SIM dan STNK lolos sensor alias lengkap, besok besok pakai helm biasa saja ya babang." Keterangan tersebut menuai kecaman dari warganet. Mereka rata-rata menanyakan alasan helm model itu tidak boleh dikenakan. Sebab, alat pelindung kepala tersebut terbuat dari helm asli dan sudah memiliki Standar Nasional Indonesia atau SNI. "Di salah satu TV swasta kemarin pernah ada yang seperti ini juga, kalau enggak salah di Jawa Barat, Jakarta. Kata polisi yang memberhentikan selama tidak mengganggu dan mencelakai boleh boleh saja," tulis @maulana.haykal10. "Tolong bapak Polantas jangan ada yang dipinggir jalan lagi, jujur para Polantas lebih mengganggu konsentrasi berkendara dari pada helm yang kaya begitu," tulis akun @izznn_. “Berarti yg naek lamborgini dijalan termasuk melanggar juga pak soalnya menarik banyak perhatian pengguna jalan lain sehingga dapat menyebabkan pengendara lain berhenti didepannya nabrak kan bahaya juga pak,” komentar @arief_27_.
Tag :

Berita Terbaru

Aturan Baru SPMB di Jember, Dispendik Tekankan Sistem Transparan Anti Curang

Aturan Baru SPMB di Jember, Dispendik Tekankan Sistem Transparan Anti Curang

Jumat, 08 Mei 2026 05:20 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Jember menggelar sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran…

Bos Blueray Cargo, Didakwa Suap Pejabat BC Rp 61 Miliar

Bos Blueray Cargo, Didakwa Suap Pejabat BC Rp 61 Miliar

Jumat, 08 Mei 2026 05:15 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pimpinan Blueray Cargo (Grup), John Field, didakwa menyuap sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dengan uang sejumlah Rp61 …

Kereta Cepat di Makkah

Kereta Cepat di Makkah

Jumat, 08 Mei 2026 05:10 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:10 WIB

Minggu ini, ribuan jemaah haji Indonesia telah tiba dan berkumpul di Makkah dari Madinah untuk melaksanakan umrah wajib dan menanti puncak haji. Sudah sekitar…

Tersangka Dugaan Pemerkosaan Santriwati, Ditangkap di Rumah Juru Kunci Petilasan

Tersangka Dugaan Pemerkosaan Santriwati, Ditangkap di Rumah Juru Kunci Petilasan

Jumat, 08 Mei 2026 05:10 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah (Jateng), Kombes Muhammad Anwar Nasir, mengatakan AS ditangkap Kamis pagi pukul 04.45 WIB…

Urus Dokumen di Era Bupati Gus Fawait, Warga Desa Cukup Datangi MPP Mini

Urus Dokumen di Era Bupati Gus Fawait, Warga Desa Cukup Datangi MPP Mini

Jumat, 08 Mei 2026 05:09 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pemerintah Kabupaten Jember terus melakukan terobosan untuk mendekatkan layanan publik kepada masyarakat di wilayah pinggiran. Di bawah…

Menkeu Tidak akan Nonaktifkan Dirjen BC Cepat cepat

Menkeu Tidak akan Nonaktifkan Dirjen BC Cepat cepat

Jumat, 08 Mei 2026 05:05 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:05 WIB

SURABABAYAPAGI.COM : Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tampak berhati hati terkait nama Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama yang…