Bupati Jember Jelaskan Tiga Sikap Ekonomi dalam Gebyar UKM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jember - Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR. menjelaskan perlunya tiga sikap perjuangan pada generasi muda dalam bidang ekonomi. Sikap perjuangan ini untuk memperkuat perekonomi bangsa Indonesia. "Harus ada tiga sikap perjuangan generasi muda, yaitu beli produk Indonesia, membela Indonesia, dan menumbuhkan persaudaraan dengan membeli dan menggunakan hanya produk lokal saja," terangnya dalam Gebyar UKM di Gedung Soetardjo Universitas Jember. Bupati Faida mengungkapkan, mengonsumsi merk terntentu dari produk asing tidak menguntungkan bagi masyarakat lokal, tetapi menguntungkan negara asing. Saat ini produk lokal tidak kalah saing, dan keuntungan bisa berputar di suatu wilayah. Gebyar UKM yang digelar di Gedung Soetardjo, menurut bupati, termasuk salah satu perjuangan ekonomi. Kegiatan ini perjuangan memberikan hak asasi manusia: hak untuk berusaha, yang menjadi salah satu hak asasi. "Urusan kewirausahaan bukan hanya urusan ekonomi, tetapi kewirausahaan sejatinya adalah satu dari bagian hak asasi manusia," ujarnya dalam Gebyar UKM Edisi ke-3 Indonesia 2018, Kamis 26 Oktober 2018. Bupati menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Jember mengambil kebijakan seluruh toko-toko modern yang ada di Jember, secara bertahap, harus menjual kurang lebih 30 persen produk lokal. Kunci sukses utama dalam berwirausaha, menurut Bupati Faida, bukanlah modal. Tetapi tujuan yang jelas dan ketangguhan dalam berjuang. Seperti peluang, yang harus dicari dan didapatkan. Peluang memang harus didapatkan. Jika tidak bisa menjadi yang pertama, jadilah yang berbeda. Ia menyontohkan, Jember sebagai embarkasi haji dapat menjadi peluang bagi UMKM Jember. Menjual produk sendiri, jangan sampai menjual produk Cina tetapi yang jual orang Jember. Biasanya, oleh-oleh umroh adalah kurma. Maka kita harus punya alternatif yang berbeda. Seperti usaha yang dimiliki oleh UKM Jember, yaitu pengolahan salak menjadi selai kurma salak, yang bisa menjadi salah satu alternatif oleh-oleh umroh-haji asli Jember. Bupati Faida mengapresiasi para pelaku UKM di Jember. Karena semangat mereka, Kabupaten Jember meraih penghargaan Natamukti dari Kementerian Koperasi dan UMKM. "Jangan takut memulai, jangan menunggu menjadi sempurna. Mulailah dari sekarang, karena kesempatan tidak datang dua kali. Kesempatan bukan d berikan, tapi kesempatan adalah dicari. Kesempatan didapatkan, bukan dibagi-bagi," ujarnya. Jember memiliki potensi UMKM yang besar. Ada yang konvensional. Ada juga yang masih sendiri-sendiri. Standar produk sudah baik, mutunya juga baik. Tetapi, kurang dalam merebut pasar internasional, yang tentunya memerlukan digitalisasi. "Sudah saatnya pasar UMKM kita menguasai pasar digital," jelasnya. Oleh karenanya, Pemerintah Kabupaten Jember mengajak semua pihak untuk mendukung UKM. Membela produk UKM adalah kegiatan nyata bela negara. Manfaat membela produk UKM, jelas bupat, inflasi terkendali, ekonomi kerakyatan berdaya, ekonomi nasional terkendali, dan produk-produk nasional menguasai pasar nasional. "UKM bukan hanya semangat, tapi ada ilmunya. Memerlukan marketing, memerlukan jaringan, dan memerlukan teknologi informasi," Bupati Faida. Pemkab Jember menjalin kerjasama dengan perbankan dan sudah menginisiasi pemasaran digital melalui Dinas Infokom di Kabupaten Jember. Ini sedang diuji coba memasarkan produk yang sudah masuk di katalog Pemkab Jember. Pemasaran digital ini memiliki tantangan tersendiri. Yakni memerlukan kelanjutan produksi. Apabila saat dipasarkan ternyata suplai produk tidak bisa berkelanjutan, maka konsumen menjadi lari. Maka, perlu produk yang sejenis dan berkolaborasi, sehingga produktifitasnya bisa berkolaborasi. Jadi, tidak harus satu produk yang memenuhi satu pasar. Tetapi, satu pasar dipenuhi beberapa produk. Di Jember, lebih dari 2000 UMKM yang terdata di Pemkab Jember dan tidak semuanya mempunyai produk yang berkelanjutan. ndik
Tag :

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…