Pasang Taring Palsu untuk Halloween, Berakhir Tak Bisa Dilepas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Perayaan Halloween, sering kali identik dengan kostum menyeramkan atau pakaian unik. Beragam cara dilakukan oleh berbagai orang untuk mendapatkan penampilan terbaiknya. Namun, seorang perempuan asal Alabama, harus berakhir ke dokter gigi, setelah taring vampir palsunya tidak bisa lepas dari gigi aslinya. Perempuan bernama Anna Tew, dari Mobile County, mengklaim dia menggunakan lem temporer dari gigi pa dibeli di toko. Dia mengatakan, usahanya untuk mencabut gigi, yang tumbuh tidak nyaman di mulutnya, berlangsung hingga sekitar jam 02.00 pagi. "Saya, bahkan mengambil sepasang gunting kawat dan memotong ujung dari kedua ujung itu," katanya, seperti dilansir dari New York Post, Rabu 31 Oktober 2018. Rasa sakitnya yang semakin kuat membuatnya mencari dokter gigi darurat yang bisa segera menolongnya. Dia berakhir di kursi Dr. John Murphy di Alabama Family Dental. Dia mengatakan bahwa bentuk alami gigi dan gusi terkadang bisa menyebabkan produk macet. “Dia berbicara tentang pengeboran. Mereka mencari gergaji, berbicara tentang melepasnya dalam beberapa bagian, dan mereka tidak dapat mematikannya, karena mereka takut mereka akan benar-benar mencabut gigi saya,” tuturnya. "Jadi, dia (dokter) masuk dan mengambil dan menarik dan saya menjerit seperti bayi dan mereka mengeluarkannya." Tew berkata, itulah saat terakhir dia menggunakan gigi palsu dan berharap orang lain belajar dari cobaan beratnya. "Saya tidak akan pernah melakukannya lagi. Aku tidak akan pernah memasukkan hal seperti itu lagi di mulutku," kata Tew.
Tag :

Berita Terbaru

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Malang — Dalam rangka menyambut Hari Kartini, Srikandi PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Malang berkolaborasi dengan Yayasan Bersama Anak Bangsa …

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandeng Lele melontarkan kritik keras terhadap kinerja pihak-pihak terkait, dalam penanganan dugaan…

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti program terbaru Presiden Prabowo Subianto terkait Sekolah Rakyat (SR), saat ini untuk progres pembangunan Sekolah…

Hari Pertama Penerapan WFH, Pemkot Surabaya Tegaskan Pantau ASN Lewat Aplikasi ‘Kantorku’

Hari Pertama Penerapan WFH, Pemkot Surabaya Tegaskan Pantau ASN Lewat Aplikasi ‘Kantorku’

Senin, 13 Apr 2026 15:22 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di hari pertama penerapan  work from home (WFH) pada Jumat (10/04/2026), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan tetap …

Satgas MBG Trenggalek Bakal Beri Sanksi Suspend, Jika SPPG Abaikan Standar Standar Kualitas

Satgas MBG Trenggalek Bakal Beri Sanksi Suspend, Jika SPPG Abaikan Standar Standar Kualitas

Senin, 13 Apr 2026 15:04 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Trenggalek dengan tegas menyatakan bahwa seluruh Satuan Pelayanan…

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pengedar Uang Palsu Lembaran Rp100 Ribuan

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pengedar Uang Palsu Lembaran Rp100 Ribuan

Senin, 13 Apr 2026 15:00 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Akhirnya Satreskrim berhasil bekuk pria berusia 50 tahun yang di duga pengedar uang palsu. Ditangkapnya seorang Pria setengah baya…