Jalan Desa Sumberjo Lamongan Rusak Parah, Sering Sebabkan Kecelakaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI, Lamongan- Kondisi sejumlah jalan dusun di desa Sumberjo, Sarirejo masih banyak yang rusak. Di sepanjang jalan yg ada kondisinya saat ini mengalami kerusak parah dan mayoritas berada di Sumberjo. Kondisi jalan rusak ini membuat aktivitas masyarakat menjadi terganggu, ekonomi menurun, kesejahteraan minim serta rawan terjadinya kecelakaan. Beberapa spot jalan desa yang mengalami kerusakan diantaranya di Dusun Grigis ke arah Badu Kidul, dusun Badu lor ke arah Mejeruk dan Grigis ke arah Beru. Jalan di desa tersebut banyak yang berlubang dan paving banyak yang lepas. Sehingga, membuat pengendara yang melintasi jalan tersebut lebih berhati-hati lagi. Pengendara mengeluhkan kondisi itu. Lantaran keberadaan jalan tersebut sangat penting bagi warga. Banyak warga yang menjadi korban kecelakaan akibat melewati jalan maupun menghindari jalan yg rusak. "Saya pernah terjatuh sampai ke selokan mas akibat mengindari jalan rusak dan sepeda saya rusak tangan saya keseleo. Ada juga yang pernah paving masuk ke sela-sela roda dan akhirnya terjatuh," tukas Junaedi, pengendara yang sering melintas di sana. “Kondisi jalan rusak seperti ini sudah dibiarkan sangat lama. Kami ingin pemerintah desa segera bergerak apalagi dana desa sekarang kan sudah ada. Kami ingin seperti desa-desa tentangga lainnya yang jalannya mulus," ucap Ahmad, warga setempat. Ahmad menambahkan, dalam aturan perundang-undangan dikatakan bahwa kecelakaan karena jalan berlubang maupun rusak bisa dipidana. Pada Pasal 273 ayat 1 berbunyi, setiap penyelenggara jalan yang tidak dengan segera dan patut memperbaiki jalan rusak yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas sehingga menimbulkan korban luka ringan dan atau kerusakan kendaraan dan atau barang dipidana dengan penjara paling lama enam bulan atau denda paling banyak Rp 12 juta. Melihat daripada isi pasal tersebut, seyogyanya penyelenggara pemerintah dalam hal ini pemerintah desa harus jauh lebih respect dan peka terhadap kondisi jalan sebelum adanya korban. "Bukan malah ada korban dulu, baru peka," kata Ahmad lagi.jir
Tag :

Berita Terbaru

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Institusi Polri diguncang anggotanya lagi. Terbaru, mantan Kanit Narkoba Polresta Pulau Ambon berinisial IT ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba. Pelaku…

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco ancang ancang hentikan prodi yang kurang peminat. Badri Munir, berharap…