Kembali, Penadah Emas Curian Ditangkap

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Surabaya - Setelah dilakukan pengembangan penyidikan akhirnya, Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim kembali menangkap penadah dalam kasus perampokan toko emas senilai Rp3,7 Miliar di Sumenep. Kali ini pelaku penadah bernama H Mustofa, 68, penjual dan pembeli emas kali lima di Pasar Pecinan, Bangkalan. Dari kasus ini, polisi telah menangkap empat tersangka yang juga merupakan warga Bangkalan, Madura. Namun masih ada tiga orang DPO yakni Muhali, Bairi, dan Huri. "Ada beberapa DPO yang belum tertangkap, pada kesempatan ini, kami menangkap seorang penadah, H Mustofa pada 10 November lalu di Bangkalan," papar Kasubdit III Jatanras AKBP Leonard Sinambela, Rabu (21/11). Saat menjalani pemeriksaan, Mustofa mengaku membeli emas dari pelaku bernama Sapiin seharga Rp60 juta. Sebelumnya, emas seberat 7 kg ini dibagi rata oleh komplotan pencuri ini. "Peran tersangka menerima atau membeli hasil kejahatan berupa emas dari Sapiin. Setelah dibagi sesama pelaku kurang lebih 6-7 ons dari pelaku ini, kemudian dijual kepada H Mustofa seharga 60 juta," terang Leonard. Diberitakan sebelumnya, seorang korban dari kasus ini, Slamet (43) dan Januar Elya (18) dibuntuti enam orang tak dikenal. Keenam pelaku tersebut diketahui melancarkan aksinya dengan kekerasan. Pelaku membacok keponakan korban. Pelaku lain pun mengambil tas warna cokelat yang berisi uang Rp 200 juta. Ada pula tas travel merah berisi aneka perhiasan emas dengan berat 7 kg. Kerugian ditaksir mencapai Rp3,7 miliar. nt
Tag :

Berita Terbaru

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Meski capaian kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan sepanjang tahun 2025 dalam LKPJ bupati cukup tinggi, namun itu tidak b…

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pendampingan hukum bagi aparatur sipil negara (ASN) yang tengah menghadapi persoalan hukum, t…

PLN UPT Madiun Lakukan Pemeliharaan Jaringan Tanpa Padam, Pasokan Listrik Tetap Aman

PLN UPT Madiun Lakukan Pemeliharaan Jaringan Tanpa Padam, Pasokan Listrik Tetap Aman

Jumat, 24 Apr 2026 17:20 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:20 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PT PLN (Persero) terus memperkuat keandalan pasokan listrik di Jawa Timur melalui program pemeliharaan jaringan tanpa p…

Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Jumat, 24 Apr 2026 14:58 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategi mengatasi masalah banjir berulang di kawasan Ketintang, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah…

Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen

Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen

Jumat, 24 Apr 2026 14:53 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang panen raya ikan air tawar yang terjadi bersamaan dengan cuaca buruk (ekstrem) memicu banyak kerugian bagi para petani…

Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

Jumat, 24 Apr 2026 14:39 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan banjir yang kerap melanda kawasan Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Balai Besar Wilayah…