Peraturan Impor yang Ketat Berdampak pada Modifikasi Mobil

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Beberapa waktu lalu pemerintah membatasi barang-barang impor menaikkan pajak penghasilan. Karena peraturan impor semakin ketat, para modifikator mobil kesulitas membeli barang after market buatan luar negeri. Artinya sudah tidak bisa lagi pesan secara individu. Seperti yang disampaikan juri modifikasi dalam acara Black Auto Battle, Boy Prabowo. Dia mengatakan, karena untuk membeli aksesori dari luar negeri secara pribadi jadi agak susah. “Dulu misalnya ada enam orang bisnisnya beda-beda pakai container, mereka bisa bagi-bagi. Dalam satu kontainer isinya baju, helm, dan lain-lain,” ujarnya di Surabaya, Jawa Timur, Minggu, 2 Desember 2018. Dia menambahkan, dengan satu peti kemas hanya perlu satu kertas untuk surat izinya, sekarang sudah enggak bisa eceran. Sebab, dalam satu kali pengiriman menggunakan peti kemas surat izin dan isinya harus sama, semisal otomotif. “Dalam satu kontainer isinya otomotif semua tidak bisa dicampur. Misalnya order velg hanya sepasang, dulu bisa nitip dimasukkan ke barang lain di luar otomotif. Saya tahu, karena pernah melakukan itu,” tuturnya. Agak susah untuk membuat mobil modifikasi dengan barang-barang after market yang edisi spesial atau dijual di Indonesia. “Sekarang beli barang bentuknya kecil dari luar negeri tidak boleh banyak, dicurigai dijual lagi,” katanya.
Tag :

Berita Terbaru

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI-KEDIRI :  Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur melakukan investigasi terkait dengan laporan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di …

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA :  Vero, salah satu agensi komunikasi independen terkemuka di Asia Tenggara, bersama Magnifique, agensi 360 communications di Indonesia, …

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan Tilik Lintas melalui perjalanan lori dresin pada petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga …

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, - Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam…