Jokowi Targetkan Indonesia jadi Lumbung Pangan?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron menyoroti kinerja pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla di bidang ketahanan pangan. Misal soal target menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan internasional. "Cari di google juga ketemu. Di era kepemimpinan Pak Jokowi bilang jadi lumbung pangan internasional atau swasembada internasional dalam tiga tahun, ini sudah menginjak tahun keempat," ujar Herman pada diskusi yang digelar Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo - Sandi di Jakarta, Selasa (4/12). Menurut anggota DPR ini, di tahun keempat pemerintahan Jokowi-JK, data luas lahan pangan saja masih belum jelas. "Sesungguhnya lahan pangan yang ada itu hanya tujuh juta hektare saja. Itu mengoreksi besar produksi pangan di Indonesia. Artinya, surplus pangan tidak mencukupi kebutuhan," ucapnya. Herman lebih lanjut mengatakan, kondisi yang ada diperparah beda pandangan dua anak buah Jokowi terkait surplus beras di Indonesia. "Menteri pertanian berargumen peningkatan (produksi) luar biasa, tidak perlu impor. Tapi menteri perdagangan malah terus impor beras. Ini yang membuat karut marut dalam komunikasi pemerintah," ucapnya. Diskusi mingguan yang digelar Seknas Prabowo-Sandi kali ini mengangkat tema ’Karut Marut Komunikasi Kebijakan Jokowi: Konsistensi, Inkonsistensi dan Ambivalensi’. Selain Herman, narasumber lain yang hadir pengamat politik Hendri Satrio, Direktur Sumber Daya dan Sumber Daya Hukum Satya Zulfanitra dan Pakar Semiotika ITB Acep Iwan Sandi.
Tag :

Berita Terbaru

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Meski capaian kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan sepanjang tahun 2025 dalam LKPJ bupati cukup tinggi, namun itu tidak b…

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pendampingan hukum bagi aparatur sipil negara (ASN) yang tengah menghadapi persoalan hukum, t…

PLN UPT Madiun Lakukan Pemeliharaan Jaringan Tanpa Padam, Pasokan Listrik Tetap Aman

PLN UPT Madiun Lakukan Pemeliharaan Jaringan Tanpa Padam, Pasokan Listrik Tetap Aman

Jumat, 24 Apr 2026 17:20 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:20 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PT PLN (Persero) terus memperkuat keandalan pasokan listrik di Jawa Timur melalui program pemeliharaan jaringan tanpa p…

Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Jumat, 24 Apr 2026 14:58 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategi mengatasi masalah banjir berulang di kawasan Ketintang, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah…

Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen

Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen

Jumat, 24 Apr 2026 14:53 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang panen raya ikan air tawar yang terjadi bersamaan dengan cuaca buruk (ekstrem) memicu banyak kerugian bagi para petani…

Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

Jumat, 24 Apr 2026 14:39 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan banjir yang kerap melanda kawasan Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Balai Besar Wilayah…