Konsekuensi Finansial dan Kemanfaatan Jembatan Suroboyo Dipertanyakan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Jembatan Suroboyo yang bermula memiliki tujuan sebagai objek wisata sekaligus penguraian kemacetan di kawasan Kenjeran tersebut kini tidak beroperasi sejak Mei 2018. Jembatan yang membentang di Pantai Kenjeran tersebut ternyata menghabiskan Rp 207 Miliar anggaran APBD. Tidak sebanding dengan keadaannya sekarang yang berhenti beroperasi tanpa kejelasan lebih lanjut. Maka dari itu, beberapa anggota DPRD dalam wawancaranya bersama Surabaya Pagi pada Kamis (13/12) mengkritik jembatan mangkrak tersebut agar diinvestigasi lebih lanjut. Seorang Koordinator Program Studi S1 Akuntansi UNAIR, Iman Harymawan, SE., MBA., Ph.D menyampaikan langkah langkah yang harus diambil sebelum gegabah melakukan investigasi dalam bentuk audit forensik. “Langkah awal sebelum dilakukannya audit forensik adalah dengan pre-eliminaries study melalui 5W+1H. Hal ini dilakukan untuk menilai seberapa urjensinya sampai harus adanya audit forensik. Pada langkah ini dapat terlihat apa yang terindikasi di dalam proyek ini. Bila ada indikasi maka dapat dilanjutkan menuju audit forensik.” “Pada dasarnya, audit forensik berbeda dengan audit biasa yang mana meIihat apakah ada suatu kecurangan dalam suatu proyek tertentu. Selain itu, seberapa dalam kecurangan yang terjadi juga bisa diukur melalui audit forensik.” Tambah Iman ketika diwawancarai pada Jumat (14/12). Ketika melihat kasus Jembatan Suroboyo, Iman tidak bisa langsung menyimpulkan harus tidaknya melakukan audit forensik. Hal ini disebabkan karena harus adanya penyelidikan lebih lanjut sebelum menentukan dilakukannya investigasi tersebut. “Suatu proyek seperti Jembatan Suroboyo sendiri sebenarnya memiliki dua konsekuensi utama yaitu finansial dan kemanfaatannya. Untuk finansial dapat dilihat dari segi pertanggungjawaban terhadap berapa banyak dana yang digunakan. Sementara itu, dalam segi kemanfaatan misalnya, bila ada pedagang yang merasa jembatan tersebut tidak membantu perekonomian. Maka, hal tersebut harus ditinjau kembali apakah hanya minoritas atau mayoritas.” Ujar Iman. “Bila nantinya memang harus diaudit forensik maka dapat menjawab pertanyaan pertanyaan secara ilmiah dengan data nyata. Meskipun sebelum audit harus adanya proses panjang yang menentukan keharusannya” tambah Iman mengenai audit forensik Jembatan Suroboyo. Pr
Tag :

Berita Terbaru

Partai Ummat : Kegelisahan Amien Rais

Partai Ummat : Kegelisahan Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 22:50 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:50 WIB

SURABAYAPAGI : Amien Rais menyoroti kedekatan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dengan Presiden Prabowo Subianto. Amien menilai kedekatan tersebut…

Reportase Eksklusif Program Asta Cita di Gerbang Kertasusila (1)

Reportase Eksklusif Program Asta Cita di Gerbang Kertasusila (1)

Senin, 04 Mei 2026 22:40 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:40 WIB

SURABAYAPAGI : Berdasarkan data per Mei 2026, program Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran telah berjalan selama satu tahun lebih yaitu sejak Januari 2025.…

Reportase Ekslusif Program Asta Cita di Gerbang Kertasusila (2)

Reportase Ekslusif Program Asta Cita di Gerbang Kertasusila (2)

Senin, 04 Mei 2026 22:30 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:30 WIB

SURABAYAPAGI : Program Makan Bergizi Gratis di wilayah Gerbang Kertasusila masih menyimpan persoalan keamanan pangan. Tim Surabaya Pagi mencatat 33.626 kasus…

Pasangan Selingkuh di Gunungkidul, Disidang Rakyat

Pasangan Selingkuh di Gunungkidul, Disidang Rakyat

Senin, 04 Mei 2026 22:27 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:27 WIB

SURABAYAPAGI : Warga memergoki pasangan selingkuh di Gunungkidul. Setelah menjalani sidang rakyat, keduanya disanksi membeli material bangunan untuk…

Richard Lee, Cuek Sertifikat Mualafnya Dicabut

Richard Lee, Cuek Sertifikat Mualafnya Dicabut

Senin, 04 Mei 2026 22:20 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:20 WIB

SURABAYAPAGI : Richard Lee, yang masih mendekam di tahanan mendapatkan kabar sertifikat mualafnya dicabut oleh pengurus Mualaf Centre Indonesia sekaligus…

Dosen Tiduri Mahasiswi, Digerebek Istri, Dihujat Legislator

Dosen Tiduri Mahasiswi, Digerebek Istri, Dihujat Legislator

Senin, 04 Mei 2026 22:20 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:20 WIB

SURABAYAPAGI : Nasib mahasiswi yang digerebek saat bersama Dedek Kusnadi, dosen di Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, hingga Senin (4/5)…