Suara Masyarakat Tentang Pelayanan RSUD Dr. Soetomo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - RSUD Dr. Soetomo adalah rumah sakit yang seringkali dijadikan tujuan rujukan dari berbagai wilayah di Indonesia. Hal ini disebabkan karena RSUD Dr. Soetomo memiliki peralatan medis yang lengkap. Ramainya RSUD Dr. Soetomo menyebabkan penumpukan pasien yang berujung pada kemunculan pendapat positif dan negatifnya pelayanan pihak rumah sakit. “Saya baru pertama kali ke RSUD Dr. Soetomo untuk mengantarkan ibu yang dirujuk dari Lamongan. Permasalahan yang paling utama di tempat ini adalah cukup kebingungan dengan banyaknya berkas. Saya dan keluarga telah menunggu sejak pagi hingga pukul 11.00 dan belum maju ke loket untuk rontgen.” Ujar Enis yang ditemui Surabaya Pagi pada Senin (17/12). Tidak hanya Lamongan, Tumini, adalah seorang pengantar pasien yang berasal dari Pacitan sedang menunggu giliran untuk pengambilan sample darah suaminya. Dirinya mengaku telah sampai di RSUD Dr. Soetomo sejak pukul 08.00 yang hingga pukul 11.00 belum menyelesaikan urusannya. “Sebelumnya di Pacitan, kami diberikan pilihan untuk dirujuk ke rumah sakit daerah Solo. Akibat kelengkapan alat di RSUD Dr. Soetomo, akhirnya kami memilih untuk dirujuk ke tempat ini. Untuk pelayanannya cukup membantu kami yang baru pertama kali ke rumah sakit ini.” “Saya adalah salah satu pasien rujukan dari Jember yang sebenarnya cukup bingung untuk akomodasi ketika harus ke RSUD Dr. Soetomo. Sejak sekitar pukul 07.00, saya telah mengantri disini dan hanya tinggal menunggu hasil rontgen. Ini pertama kalinya saya berada di RSUD Dr. Soetomo yang lumayan kebingungan terhadap penyerahan berkas.’’ Ujar Rudi yang duduk di dekat loket hasil rontgen. Pasien di RSUD Dr. Soetomo datang dari seluruh penjuru Jawa Timur termasuk Surabaya sendiri yang ingin sekedar check-up atau berobat. “Untuk antrian paling lama sebenarnya bukan pada rontgen melainkan pengambilan obat. Mungkin hal ini harus diperbaiki agar lebih baik baik, saya pernah mengantri menaruh resep selama 45 menit. Baru mengantri menaruh resep, belum mengantri untuk mendapatkan obatnya bisa paling cepat adalah dua jam.’’ Ujar Slamet yang mengaku sering melakukan check up di RSUD Dr. Soetomo. Pr
Tag :

Berita Terbaru

Siagakan Genset, Dishub Surabaya Pastikan Traffic Light Nyala saat Listrik Padam

Siagakan Genset, Dishub Surabaya Pastikan Traffic Light Nyala saat Listrik Padam

Minggu, 21 Jun 2026 13:57 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 13:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti pemadaman listrik bergilir, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan telah mengaktifkan genset…

JPC Tetap Beroperasi Meski Izin Kedaluwarsa, Pemkot Madiun Tunggu Hasil Telaah Staff 

JPC Tetap Beroperasi Meski Izin Kedaluwarsa, Pemkot Madiun Tunggu Hasil Telaah Staff 

Minggu, 21 Jun 2026 13:44 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 13:44 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Meski izin operasional parkir off-street milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo, Kota Madiun, diketahui telah k…

Suku Cadang Mahal, Pemkab Tulungagung Siapkan Kenaikan Tarif Sewa MPU Gratis Pelajar

Suku Cadang Mahal, Pemkab Tulungagung Siapkan Kenaikan Tarif Sewa MPU Gratis Pelajar

Minggu, 21 Jun 2026 13:26 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 13:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Akibat meningkatnya biaya perawatan dan harga suku cadang kendaraan, beberapa waktu terakhir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Permudah Mobilitas di Pelosok Desa, Situbondo Usulkan 36 Titik Pembangunan Jembatan Garuda

Permudah Mobilitas di Pelosok Desa, Situbondo Usulkan 36 Titik Pembangunan Jembatan Garuda

Minggu, 21 Jun 2026 13:10 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 13:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Untuk mempermudah aktivitas sehari-hari masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, telah mengusulkan sebanyak 36 titik…

Tekan Angka Stunting, Pemkot Surabaya Gencarkan Program BWSE Jilid V

Tekan Angka Stunting, Pemkot Surabaya Gencarkan Program BWSE Jilid V

Minggu, 21 Jun 2026 12:59 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 12:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui program Gebyar Bersama Wujudkan Surabaya Emas (BWSE) Eliminasi Masalah Stunting Jilid V, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya…

Gerakkan Perekonomian Daerah, Pemkot Dukung SWF 2026 Masuk Kalender Event Tahunan

Gerakkan Perekonomian Daerah, Pemkot Dukung SWF 2026 Masuk Kalender Event Tahunan

Minggu, 21 Jun 2026 12:50 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai salah satu langkah strategis menggerakkan perekonomian daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendukung penuh gelaran…