Bertandang ke Earhouse, Ruang Tamunya Endah N Rhesa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Tangerang - Di tengah hiruk pikuk keramaian kota Tangerang Selatan, ada sebuah kafe bernama Earhouse yang menyajikan kuliner dan musik khasnya. Kafe ini menawarkan pengalaman dan kehangatan dari duo musisi Endah dan Rhesa selaku pemilik kafe tersebut. "Silakan datang kesini kalau mau dapat pengalaman (dari) Endah N Rhesa, Earhouse ini seperti ruang tamunya Endah N Rhesa," ucap Rhesa ketika ditemui di Earhouse, Tangerang Selatan, Selasa (18/12). Kafe ini didirikan Endah dan Rhesa sejak 2013 dengan semangat ingin berbagi pengalaman, ilmu dan menjalin pertemanan, serta membangun komunitas di bidang seni apa pun, seperti musik, desain, atau fotografi. Nama Earhouse sendiri tidak memiliki filosofi macam-macam. Nama tersebut hanya singkatan dari Endah N Rhesa House. Sebuah akronim yang sederhana, namun cukup ikonik dan mudah diingat. Rhesa mengaku awalnya terinspirasi dari kalimat manajer Incubus yang dia dengar dari semacam konferensi musik yang pernah dia datangi di Prancis. Manajer tersebut menyatakan jika ingin meningkatkan penikmat musik, mulailah dari kawasan sekitar Anda. Karena itu dia ingin memulainya dengan mendirikan kafe bernama Earhouse yang menyajikan serta mengenalkan musik di lokasi yang dekat dengan tempat tinggalnya di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan. Dengan dekat dari rumah, Rhesa mengatakan jadi lebih mudah mengontrol dan mengatur bisnis kafenya tersebut. Selain itu, ia juga ingin membuktikan musisi juga bisa berbisnis seperti ini. Menurutnya, dengan begitu mungkin bisa menginspirasi para orang tua agar mendukung setiap anak yang ingin menjadi musisi. Soal konsep dan desain ruangan, Rhesa mengaku dia sendiri yang mendesain dan mengatur konsep tata ruang kafe Earhouse. Konsep industrial dengan material bata, kayu, dan besi menjadi pilihannya. "Kebetulan semua saya yang mendesain sendiri karena saya senang. Dan yang paling berhasil saya desain adalah ruangan kecil, yaitu toiletnya Earhouse," kata Rhesa. Tata letak kursi yang jaraknya tak begitu jauh, ruangan yang sejuk ber-AC, dan cahaya lampu kuning serta alunan musik akustik yang terdengar membuat suasana kafe terasa dekat, hangat, dan nyaman. Rhesa pun sengaja mengatur tempat pertunjukan sejajar tanpa panggung agar pengunjung juga bisa merasakan kedekatan dengan penampil atau bintang tamu yang mengisi acara. Untuk Anda yang suka membaca, Earhouse juga menyediakan rak buku mini dan sofa yang bisa digunakan untuk menikmati buku yang Anda baca. Selain itu, jangan khawatir soal koneksi internet karena Earhouse menyediakan Wi-Fi gratis. Anda pun tak akan kehausan karena dengan sekali mengeluarkan uang sebesar Rp 2.000, Anda bisa menikmati air isi ulang sepuasnya. Bagi perokok juga disediakan area merokok di luar ruangan. Namun, mereka masih tetap bisa menikmati hiburan atau acara di dalam karena dindingnya terbuat dari kaca transparan. Pramusaji Earhouse juga ramah dalam melayani pengunjung. Mereka disebut Earcrew yang rata-rata merupakan mahasiswa Universitas Pamulang. Hal itu menjadi tujuan lainnya Endah dan Rhesa, yaitu untuk mencerdaskan anak Pamulang. Rhesa ingin mereka yang bekerja harus bisa kuliah. "Sudah ada lebih dari lima orang yang bisa lulus kuliah karena kerja di Earhouse," ucap Rhesa. Mengenai pengunjung, Rhesa mengatakan sebagian besar pengunjungnya adalah generasi milennial, yaitu mereka yang berpikir terbuka dengan teknologi. "Kalau dikisarkan dengan usia, mungkin 17-40 tahun," katanya. Banyak pengunjung baik dari dalam maupun luar kota rutin mengunjungi kafe ini. Salah satu pengunjung, Nessya Anindya (29 tahun) mengaku sering datang ke kafe ini pada Senin, Jumat, dan Ahad. Menurutnya, Earhouse tempatnya nyaman untuk berkumpul dengan teman-temannya karena musik yang tidak berisik dan menu yang enak. "Earchoconya enak. Udah nyobain minuman cokelat dari mana-mana, ini yang paling enak sih. Cokelat banget, nggak bikin enek. Dengan harga segitu ya setimpal," kata Nessya yang merupakan pekerja, warga asli pamulang. Earhouse berlokasi di Pasar Modern Pamulang, Blok R2 Nomor 9 Jalan Pajajaran, Pamulang, Tangerang Selatan. Lokasinya mudah dijangkau dengan transportasi pribadi karena letaknya di pinggir jalan raya utama. Bisa pula menggunakan angkutan umum jurusan Muncul-Ciputat atau Reni-Ciputat. Earhouse buka setiap hari mulai pukul 15.00-24.00 WIB. rk
Tag :

Berita Terbaru

Heboh! Gelombang Keresahan Iklan Videotron 'Aku Harus Mati' di Surabaya, Kini Dicopot

Heboh! Gelombang Keresahan Iklan Videotron 'Aku Harus Mati' di Surabaya, Kini Dicopot

Senin, 06 Apr 2026 12:19 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini warga Kota Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur juga diresahkan dengan adanya videotron (iklan) promosi film horor…

Selama Angkutan Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Berhasil Amankan Barang Tertinggal Senilai Puluhan Juta Rupiah

Selama Angkutan Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Berhasil Amankan Barang Tertinggal Senilai Puluhan Juta Rupiah

Senin, 06 Apr 2026 12:03 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai wujud komitmen KAI Daop 7 Madiun kepada penumpang KA, tidak perlu khawatir jika barang barang miliknya tertinggal di kereta…

Talud Dermaga Telaga Ngebel Ambles hingga 15 Meter, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Juta

Talud Dermaga Telaga Ngebel Ambles hingga 15 Meter, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Juta

Senin, 06 Apr 2026 12:00 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini hujan deras disertai angin kerap melanda daerah Jawa Timur, tak terkecuali di Kabupaten Ponorogo yang mengakibatkan…

Jelang UTBK 2026, Pelajar Kota Madiun Pilih Intensif Latihan Soal dan Tinggalkan SKS

Jelang UTBK 2026, Pelajar Kota Madiun Pilih Intensif Latihan Soal dan Tinggalkan SKS

Senin, 06 Apr 2026 11:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebentar lagi para pelajar di setiap sudut Kota Madiun akan bersiap menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 yang…

Akses Pudak-Pulung Ponorogo Diterjang Longsor, Tak Ada Korban Jiwa dan Materi

Akses Pudak-Pulung Ponorogo Diterjang Longsor, Tak Ada Korban Jiwa dan Materi

Senin, 06 Apr 2026 11:39 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Ponorogo, JAwa Timur mengakibatkan sebagian akses tebing jalan penghubung…

TACB Tetapkan Prasasti Anjuk Ladang Jadi Dasar Penetapan Hari Jadi Nganjuk

TACB Tetapkan Prasasti Anjuk Ladang Jadi Dasar Penetapan Hari Jadi Nganjuk

Senin, 06 Apr 2026 11:31 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Setelah ditemukannya isi Prasasti Anjuk Ladang di dekat situs Candi Lor Desa Candirejo, Kecamatan Loceret. Kini, Tim Ahli Cagar…