Rencana Besar Google Basmi Semua Nyamuk di Seluruh Dunia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Keberadaan nyamuk memang mengganggu manusia. Serangga penghisap darah itu bisa membuat kehidupan kita jadi tidak tenang, bahkan tidur pun terganggu akibat serangan nyamuk di malam hari yang membabi buta. Menyadari betapa mengganggunya nyamuk, para peneliti di Silicon Valley, California, AS, mulai mencari cara untuk membasmi nyamuk di seluruh dunia. Alphabet Inc., induk perusahaan Google, telah memulai upayanya membasmi nyamuk. Misi ini diawali di kawasan Fresno County, California. Cara yang dilakukan Alphabet adalah dengan teknik steril serangga. Alphabet melepas nyamuk-nyamuk jantan yang telah disuntik bakteri wolbachia. Kemudian, nyamuk jantan itu akan kawin dengan nyamuk betina. Hasilnya? Telur-telur nyamuk betina yang telah kawin dengan nyamuk jantan wolbachia tidak pernah menetas. Nyamuk-nyamuk jantan yang diinfeksikan wolbachia itu telah diberi penanda digital yang membuatnya bisa dilacak keberadaannya. Hasil dari penerapan cara ini pada 2017 menunjukkan populasi dari nyamuk betina menurun sebanyak dua per tiganya. Kemudian proyek kedua di Australia yang dilakukan pada Juni lalu, berhasil mengurangi populasi nyamuk sebanyak 80 persen. Pembasmian penyakit yang diakibatkan gigitan nyamuk menjadi hal yang serius ditangani Alphabet, walau mereka memiliki banyak usaha lain di bidang kesehatan dan sains. Melalui Verily dan unit lainnya, Alphabet menginvestigasi lensa kontak pintar, aplikasi artificial intelligence (AI) untuk kesehatan, dan mekanisme molekuler bertambahnya usia. Google sendiri baru saja merekrut Health Chief Executive Officer Geisinger, David Feinberg, untuk memimpin inisiatif pelayanan kesehatan perusahaan. Jika teknologi yang dikembangkan Alphabet bakal bisa dikontrol dengan mudah dan harganya murah, maka ini akan menjadi kesempatan bagi pemerintah atau perusahaan bisnis di seluruh dunia yang ingin mengatasi permasalahan nyamuk. Namun, belum diketahui apa yang akan terjadi jika nyamuk penyebar penyakit benar-benar musnah dari dunia. Bagaimana peran nyamuk dengan lingkungan sekitarnya belum dipelajari secara menyeluruh. Sejumlah peneliti sendiri menurut laporan Bloomberg mengatakan tidak akan ada masalah jika nyamuk lenyap dari dunia. kp
Tag :

Berita Terbaru

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dosen Hukum Korporasi Universitas Merdeka Madiun, Angga Pramodya Pradhana, mempertanyakan dasar hukum perubahan kebijakan Pemkot…

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi, komitmen, dan keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga membuahkan a…

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pagi itu, suasana di Jalan Sumber Mulyo IV, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, terasa berbeda. Di antara deretan rumah w…

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim Surabaya, Rabu (29/7/2026). Dalam k…

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada 1.258 mahasiswa peserta program kuliah kerja nyata (KKN) Universitas …