Beda Data Ma’ruf & Luhut

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin mengklaim elektabilitas dirinya dan Joko Widodo di Banten sudah unggul dari pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Pernyataan Ma’ruf ini berbanding terbalik dengan survei internal kelompok relawan yang dibentuk Luhut Binsar Pandjaitan, Bravo 5. "Menurut survei yang kita terima, kita sudah unggul. Pekerjaan siapa saya tidak tahu, pokoknya unggullah. Artinya jangan dibilang tidak unggul, walau tipis. Di Jawa Barat, DKI, dan Banten sudah dalam posisi jalur kemenangan," kata Ma’ruf saat ditemui di kediamannya di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Kamis (20/12). Meski begitu, Ma’ruf enggan merinci hasil survei tersebut. Ia hanya mengatakan ada kenaikan elektabilitas Jokowi dibandingkan Pilpres 2019. Meski menyandang status putra daerah Banten, Ma’ruf tidak mau mengklaim itu sebagai keberhasilannya. Ia mengatakan ini keberhasilan bersama. Lebih lanjut, ia menyindir kubu Prabowo yang gagal mempertahankan kemenangan pada Pemilu 2014 di Banten dan Jawa Barat. Seperti diketahui, di Banten Prabowo-Hatta meraih 57,10 persen, sedangkan Jokowi-JK hanya mendapat 42,90 persen. Sementara di Jawa Barat Prabowo-Hatta unggul 59,78 persen di saat Jokowi-JK meraup 40,22 persen. "Dulu Jokowi kalah terutama di Jawa Barat dan Banten, ini jadi tantangan. Karena itu kelompok 02 ingin pertahankan, tapi sekarang sudah kalah, walaupun kita baru menang tipis," ucap Ma’ruf. Sebelumnya, hasil survei Bravo 5 menunjukkan elektabilitas pasangan calon nomor urut 01 itu masih kalah dari pasangan calon Prabowo-Sandiaga Uno di beberapa daerah, termasuk Banten. Luhut Binsar Pandjaitan yang menjabat Dewan Pengarah Bravo 5 menyebut elektabilitas Jokowi-Ma’ruf menurun akibat Ma’ruf belum kembali ke lapangan karena sedang sakit. "Ya karena belum turun itu, belum turun ke lapangan," kata Luhut saat ditemui di kantor wakil presiden, Jakarta, Senin (17/12).
Tag :

Berita Terbaru

Peraturan Menkeu Pengurusan Piutang Negara, Terbit

Peraturan Menkeu Pengurusan Piutang Negara, Terbit

Senin, 27 Apr 2026 21:50 WIB

Senin, 27 Apr 2026 21:50 WIB

SURABAYAPAGI : Hadir Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 23 Tahun 2026 tentang Perubahan Atas PMK Nomor 240 Tahun 2016 tentang Pengurusan Piutang Negara.…

Sisipkan Adiknya Jadi Pajabat TGUPP

Sisipkan Adiknya Jadi Pajabat TGUPP

Senin, 27 Apr 2026 21:45 WIB

Senin, 27 Apr 2026 21:45 WIB

SURABAYAPAGI : Terbaru, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud mencopot adiknya, Hijrah Mas'ud dari jajaran Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).…

Trump Klaim AS Pegang Kendali Penuh Iran

Trump Klaim AS Pegang Kendali Penuh Iran

Senin, 27 Apr 2026 21:40 WIB

Senin, 27 Apr 2026 21:40 WIB

SURABAYAPAGI : Situasi di jalur laut memanas menyusul Garda Revolusi Iran dilaporkan menghadang dua kapal kargo di dekat Selat Hormuz.Harga minyak mentah Brent…

Trump Dikerjai Wartawan, Baru Ngaku Bukan Pemerkosa

Trump Dikerjai Wartawan, Baru Ngaku Bukan Pemerkosa

Senin, 27 Apr 2026 21:35 WIB

Senin, 27 Apr 2026 21:35 WIB

SURABAYAPAGI : Trump, turut merasakan kepanikan yang sama ketika aparat penegak hukum bersenjata menyerbu ballroom lokasi acara.Namun, seperti dilansir…

Rusia Minta AS Jangan Peras Iran

Rusia Minta AS Jangan Peras Iran

Senin, 27 Apr 2026 19:40 WIB

Senin, 27 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI : Utusan Rusia, Mikhail Ulyanov, meminta Amerika Serikat (AS) meninggalkan pemerasan dan ultimatum saat bernegosiasi dengan Iran. Ia meminta AS…

“Dari Rumah ke Sungai: Rantai Pencemaran Sampah Popok Dan Pembalut yang Terabaikan”

“Dari Rumah ke Sungai: Rantai Pencemaran Sampah Popok Dan Pembalut yang Terabaikan”

Senin, 27 Apr 2026 19:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 19:30 WIB

  SURABAYAPAGI.COM : Fenomena pencemaran lingkungan di Indonesia tidak lagi hanya didominasi oleh limbah industri atau plastik sekali pakai, tetapi juga oleh …