Kejari Sampang Selamatkan Uang Negara Rp 11,6 M

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, KejariSampang - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sampang setidaknya telah menyelamatkan aset negara berupa uang senilai Rp 11.627.281.679 dalam penanganan beberapa kasus tindak pidana korupsi hingga akhir 2018. Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sampang, Edi Sutomo menjelaskan, uang belasan miliar rupiah tersebut didapatkan dari hasil penyitaan sejumlah kasus tindak pidana korupsi di wilayahnya, seperti kasus korupsi program pengembangan tebu, Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan kasus Program Agararia Nasional (Prona). "Uang negara yang kami selamatkan senilai Rp 11 miliar 627.281.679 juta. Sebagian sudah disetorkan ke kas negara dan sebagian masih dititipkan di penyimpanan Bank BRI karena masih menunggu putusan kasasi di pengadilan Tipikor," tuturnya, Kamis (27/12/2018). Hasil penyelamatan uang negara tersebut rianciannya yaitu didapat dari terpidana/terdakwa pada kasus pengembangan tebu diantaranya dari Aliansyah senilai Rp 237.275.000, H Abd Holik senilai Rp 942.775.000, Abdul Majid senilai Rp 100 juta serta dari Gada Rahmatullah senilai Rp 9.981.101.679. Untuk kasus korupsi program BSPS yaitu didapat dari Nor Holis senilai Rp 316.130.000, dan kasus Prona yang didapat dari Alm Ach Zubaidi senilai Rp 50 juta. "Kasus yang banyak timbulkan kerugian negara yaitu pada kasus korupsi pengembangan tebu oleh Gada Rahmatullah dkk yaitu senilai Rp 9.981.101.679 yang sekarang uang sitaannya dititipkan di rekening titipan BRI. Keberadaan uang negara ini tidak bisa mendapatkan bunga bank, sebagaimana diatur oleh Menteri Keuangan," pungkasnya. Sm-01
Tag :

Berita Terbaru

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI-KEDIRI :  Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur melakukan investigasi terkait dengan laporan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di …

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA :  Vero, salah satu agensi komunikasi independen terkemuka di Asia Tenggara, bersama Magnifique, agensi 360 communications di Indonesia, …

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan Tilik Lintas melalui perjalanan lori dresin pada petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga …

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, - Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam…