Warga Protes Proyek Jalan MERR Gunung Anyar Tak Kunjung Rampung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kawasan Gunung Anyar yang terpantau tidak terlalu ramai pada Selasa (1/1) akibat liburan tahun baru 2019. Proyek Jalan Middle East Ring Road (MERR) di Gunung Anyar juga terlihat sepi tanpa adanya kelanjutan pengerjaan proyek. Terdapat deretan beberapa kendaraan proyek yang ditinggalkan tanpa ada para pekerjanya. Jalanan juga masih tampak berserakan dengan pasir yang kemana mana, termasuk juga grating sebagai penutup saluran air. Meskipun tampak seperti selesai, bila dilihat dari Jalan MERR namun ternyata proyek jalan yang direncanakan dua arah ini belum rampung juga hingga awal tahun 2019. Setelah berjalan agak masuk menelusuri proyek ini, hanya sebagian jalan yang telah diaspal. Untuk sebagian lainnya masih berpasir dengan debu debu yang masuk ke rumah warga. Selain itu, di tepi jalannya mulai didirikan beberapa lampu penerang jalan yang belum diberikan bohlam. Proyek yang dikatakan dapat selesai pada akhir tahun 2018 tersebut belum rampung juga hingga Selasa (1/1). Hal ini menimbulkan protes dari warga Gunung Anyar yang merasa dirugikan dengan tidak kunjung rampungnya proyek jalan tersebut. Salah seorang tukang las yang berada di dekat proyek jalan diwawancarai oleh pihak Surabaya Pagi. “Proyek ini telah ada sejak sekitar berbulan bulan lamanya. Sepertinya ini rencananya akan dibuka sampai Pondok Chandra tapi belum selesai juga hingga saat ini.” Ujarnya. Tidak hanya seorang tukang las, salah satu warga Gunung Anyar Lor Gang 2B yang bagian belakang rumahnya langsung berhadapan dengan proyek ini merasa sangat dirugikan. “Proyek jalan ini sudah sejak Mei, berarti terhitung sekitar setengah tahun belum selesai. Bagian tanamannya di tepi jalan juga belum selesai, lalu di ujung sana masih tidak diaspal.” Ujar Sudartini pada Selasa (1/1). Selain itu, Sudartini juga bersedia menunjukkan keadaan dalam rumahnya yang kini muncul retakan retakan pada dinding akibat wara wirinya kendaraan proyek. Dirinya merasa khawatir bila nanti dapat terjadi roboh akibat proyek yang tak rampung juga tersebut. Di bagian dinding rumahnya terdapat retakan secara vertikal dari paling atas hingga bawah. Ia mengaku tidak hanya di bagian rumah bagian belakang melainkam juga pada kamarnya. “Apalagi kendaraan proyek ketika lewat saja menimbulkan getaran getaran di sekitarnya termasuk rumah saya. Bahkan mereka bekerja sampai jam 10 malam tapi masih belum kunjung selesai juga padahal sudah cukup mengganggu warga sekitar.” Tambah Sudartini yang kurang merasa adanya keuntungan terhadap proyek besar milik Pemerintahan Kota Surabaya ini. Seorang anak dari Ibu Sudartini menimpali bahwa kesulitan juga untuk mencapai gang yang berada di sisi lain proyek Jalan MERR ini karena harus memutar. Hal ini menimbulkan ketidakefektivan bagi warga sekitar yang ingin beraktivitas sehari harinya. Proyek jalan ini kurang memperhatikan warga sekitar yang hidup sehari harinya di tempat tersebut. Maka dari itu, diharapkan agar segera selesai tanpa mengganggu aktivitas warga sekitar lagi. pr
Tag :

Berita Terbaru

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik melantik Mujiani sebagai Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan …

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…