Kejati Sulsel Selamatkan Uang Korupsi Rp 10 M

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Makassar - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel, Tarmizi SH mengatakan, sepanjang tahun 2018 pihaknya menyelamatkan uang negara sebesar Rp 10 miliar. Uang itu telah disetor ke kas yang telah disiapkan Menteri Keuangan melalui kerja sama dengan Bank Indonesia. "Tahun 2018 diselamatkan uang negara dari hasil kejahatan tindak pidana korupsi sebesar Rp 10 miliar. Itu semua dari kasus atau perkara Tipikor yang ditangani Kejati Sulsel dan jajaran yakni 28 Kejari dan 9 Cabjari se wilayah Sulsel dan Sulbar sebanyak 148 perkara dengan ratusan tersangka," beber Tarmizi di aula kantor Kejati, Senin, (31/12). Sementara jumlah DPO tersangka dan terdakwa pada kasus Tipikor yang belum tertangkap di tahun 2018 sebanyak 30 orang. Tetapi ada 24 DPO tunggakan tahun 2017 yang tertangkap di tahun 2018. "Ada 30 DPO kasus Tipikor di tahun 2018 belum tertangkap. Selain itu ada 24 DPO tunggakan tahun 2017 berhasil ditangkap tahun 2018 ini," kata Tarmizi. Lebih jauh dijelaskan, dari 30 DPO yang belum tertangkap itu, dua di antaranya adalah DPO Kejati Sulsel, 28 lainnya adalah DPO Kejari-kejari yang ada di wilayah Sulsel dan Sulbar. DPO Kejati Sulsel itu adalah Jen Tang alias Soedirjo Aliman dan Rosdiana Hardits. Jen Tang adalah tersangka kasus dugaan korupsi pada kegiatan penyewaan lahan negara dalan kawasan pembangunan Makassar New Port, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Makassar tahun 2015 lalu. Di Makassar, Jen Tang terkenal sebagai pengusaha hotel dan reklamasi. Sementara Rosdiana Hardits adalah tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan jalan simpang lima underpass Mandai-Perintis. Sl-01
Tag :

Berita Terbaru

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI-KEDIRI :  Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur melakukan investigasi terkait dengan laporan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di …

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA :  Vero, salah satu agensi komunikasi independen terkemuka di Asia Tenggara, bersama Magnifique, agensi 360 communications di Indonesia, …

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan Tilik Lintas melalui perjalanan lori dresin pada petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga …

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, - Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam…