Baby Shima, Ditawar Rp 80 Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hendarwanto, Erick Tresnadi, Wartawan Surabaya Pagi SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Penyanyi cantik asal Negeri Jiran Malaysia, Baby Shima, meradang akibat pemberitaan seputar prostitusi online artis yang ditayangkan infotainment televisi swasta. Pasalnya, tayangan itu menampilkan foto dirinya dan menyebut sebagai artis berinisial BS, yang kasusnya sedang disidik Polda Jatim. Program tersebut menyebutkan inisial BS yang akan diperiksa oleh Unit Cyber Crime Polda Jawa Timur terkait pengembangan penyidikan muncikari di kasus prostitusi online yang melibatkan artis Vanessa Angle. Namun, saat menyebutkan inisial BS, program tersebut justru memasang foto Baby Shima. "Itulah yang bikin aku kecewa, aku geram sekali kenapa fotoku berada di situ," kata Baby Shima ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (18/1/2018). Karena insiden salah pasang foto, media sosial Baby Shima pun banjir komentar warganet. Banyak yang menanyakan kebenaran inisial BS yang disebut-sebut dalam pusara kasus prostitusi online adalah dirinya. Namun yang terparah, kata Baby Shima, ada oknum yang juga mengirimkan pesan di Instagram pribadinya untuk menawar. "Aku di-DM di Instagram, katanya bisakah aku menemani dia. Ditawari juga uang Rp 80 juta," Beby Shima menjelaskan. Kerugian yang didapat Baby Shima atas kesalahan pemasangan foto artis dan model berinisial BS di program tersebut, jelas merugikannya secara moril. "Mungkin akan ada pembicaraan dari manajemen aku dengan stasiun teve yang menayangkan program itu. Yang jelas, aku harus klarifikasi masalah ini karena sudah dibicarakan oleh warga Malaysia. Itu yang bikin aku makin geram," dia menuntaskan. Sebelum persoalannya semakin melebar, penyanyi beserta manajemennya segera melakukan klarifikasi ke program tayangan dimaksud, untuk meralat pemberitaannya dan menghapus foto dirinya dari tayangan tersebut. "Saya tak ingin persoalan semakin keruh,", jelas anak ke 4 dari 6 bersaudara ini. DPO Muncikari Bertambah Penyidikan kasus prostitusi online yang melibatkan sejumlah artis dan model, kembali membuka tabir baru. Selain empat tersangka mucikari yang sudah ditahan, penyidik menemukan bukti adanya mucikari lain yang terlibat kasus ini. Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, ada dua DPO mucikari lagi yang terlibat dan akan dilakukan penangkapan secepatnya. Namun dia enggan membeberkan, siapa dua DPO mucikari tersebut. "Saat ini sudah ada 4 mucikari yang kami tahan dan sudah dijadikan tersangka. Dari hasil pemeriksaan semalam, ternyata ada dua DPO mucikari lagi yang terlibat dan akan kami tangkap juga," kata Luki, Jumat (18/1). Luki menambahkan, bahwa masing-masing mucikari memiliki daftar artis. Tapi, saat ini pihaknya akan fokus membongkar jaringan bisnis prostitusi online ini dan menangkap para mucikari yang terlibat. "Kami akan fokus ke mucikari dulu. Karena ini jaringan bisnis prostitusi online yang cukup besar. Masing-masing mucikari, punya data artis sendiri-sendiri," kata dia. Artis Baru Masih kata jendral bintang dua ini, ada perkembangan artis baru yang tergabung. Namun, Luki menambahkan pihaknya masih berfokus untuk mendalami jaringan prostitusi ini hingga ke akar. "(Perkembangan artis lain) yang jelas ada, tapi kami lebih fokus kepada jaringannya," lanjut Luki. Sebelumnya, Polda Jatim baru saja menangkap satu DPO mucikari di Jakarta. Mucikari tersebut adalah perempuan berinisial W (Windy), yang langsung digelandang ke Mapolda Jatim oleh anggota Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim, Kamis (17/1) malam. Dengan tertangkapnya Windy, maka ada 4 mucikari artis yang diamankan penyidik Polda Jatim. Sebelumnya, dua mucikari Endang Suhartini (37) alias mucikari Siska dan Tentri (28), tertangkap lebih dulu. Kemudian Fitria yang tertangkap di Jakarta, Senin (14/1/2019) malam. Ketiganya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. n
Tag :

Berita Terbaru

Berkah Bendungan Mengering, Petani di Ngawi Panen Padi hingga Jagung

Berkah Bendungan Mengering, Petani di Ngawi Panen Padi hingga Jagung

Senin, 14 Sep 2026 13:20 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Momentum musim kemarau justru membawa berkah bagi petani setempat, salah satunya Bendungan Sangiran di Desa Sumberbening, Kecamatan…

Perkuat Integrasi LP2B, Pemkab Tuban Jaga Lahan Pertanian Tetap Produktif

Perkuat Integrasi LP2B, Pemkab Tuban Jaga Lahan Pertanian Tetap Produktif

Senin, 14 Sep 2026 13:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban terus memperkuat komitmen perlindungan lahan pertanian melalui pengintegrasian Lahan Pertanian…

Pemkab Jember Matangkan Skema Parkir Berlangganan Terintegrasi Samsat

Pemkab Jember Matangkan Skema Parkir Berlangganan Terintegrasi Samsat

Senin, 14 Sep 2026 13:18 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Demi menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dan menekan potensi kebocoran retribusi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember…

Hanguskan 478 Hektare, Karhutla Gunung Butak Meluas ke Gunung Kawinajang

Hanguskan 478 Hektare, Karhutla Gunung Butak Meluas ke Gunung Kawinajang

Senin, 14 Sep 2026 13:17 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Hingga Minggu (13/9/2026) malam, Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Gunung Butak hingga Gunung Kawinajang di…

Viral Bikin Geli, Ditemukan Ulat Hidup di Menu MBG Siswa SMA Jombang

Viral Bikin Geli, Ditemukan Ulat Hidup di Menu MBG Siswa SMA Jombang

Senin, 14 Sep 2026 13:15 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memang kerap dikeluhkan sejumlah siswa. Namun, kali ini ada yang membuat geli hingga viral…

Lewat Pengembangan Ekowisata Mangrove, Pemkot Probolinggo Dongkrak Ekonomi Daerah

Lewat Pengembangan Ekowisata Mangrove, Pemkot Probolinggo Dongkrak Ekonomi Daerah

Senin, 14 Sep 2026 13:14 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai upaya dalam mendongkrak ekonomi masyarakat sekitar, Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo Aminuddin berencana untuk…