Temuan Dana Fiktif Dinilai Ngawur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) membantah adanya dana fiktif yang masuk ke dalam rekening kampanye mereka. TKN memastikan, semua penyumbang dana kampanye pasangan calon (paslon) nomor urut 01 sudah terdata dan tervefikasi. "Enggak ada itu dana fiktif semua riil dan kami membantah adanya itu. KPU aja nggak ada masalah, kok mereka yang ribut," kata Juru Bicara TKN KIK Arya Sinulingga di Jakarta, Kamis (24/1). Jaringan Pendidikan Pemilu untuk Rakyat (JPPR) mengaku, menemukan adanya puluhan penyumbang fiktif dalam dana kampanye kedua paslon capres-cawapres Pemilu 2019. Penyumbang fiktif itu berasal dari perseorangan maupun kelompok. Arya mengatakan, jika temuan yang didapati JPPR itu mengada-ada. Dia menegaskan, JPPR bukanlah lembaga audit yang bisa memeriksa aliran dana kampanye pasangan calon (paslon). Lebih lanjut, Arya mengaku memahami jika laporan tersebut dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Berbeda dengan JPPR, dia melanjutkan, KPU memiliki kewenangan untuk mengakses laporan menditel sumbangan dana kampanye itu meski telah dilaporkan ke penyelenggara pemilu. Menurut Arya, JPPR tidak bisa seenaknya melakukan audit terhadap sumbangan dana kampanye. Dia mempertanyakan data yang didapat JPPR sebagai acuan laporan penyumbang fiktif tersebut. "Kalau KPU yang mengeluarkan, iya kami bisa tunjukan. Tapi ini mereka nggak ngerti kok, emang dia audit? tahu dari mana dia?" kata Arya lagi.
Tag :

Berita Terbaru

Bocah 5 Tahun Jatuh dari Lantai 3 Rumah Sakit Hermina Madiun, Nyawa Tak Tertolong

Bocah 5 Tahun Jatuh dari Lantai 3 Rumah Sakit Hermina Madiun, Nyawa Tak Tertolong

Jumat, 01 Mei 2026 07:30 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 07:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Peristiwa tragis terjadi di Rumah Sakit Hermina Madiun, Rabu (29/4/2026) siang. Seorang bocah berinisial IZ (sekitar 5 tahun)…

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…