Daftar Destinasi Wisata dan Bahayanya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Liburan harusnya jadi aktivitas yang menyenangkan. Tapi jangan sampai momen tersebut justru berubah jadi sesuatu yang menyeramkan, karena harus berhadapan dengan situasi berbahaya dan tak diinginkan. Oleh karena itu, kenali dahulu beberapa potensi bahaya atau kecelakaan yang bisa saja terjadi, berdasarkan lima jenis destinasi di bawah ini. 1. Pantai Yang perlu diwaspadai pertama kali tentunya soal kondisi ombak. Meski tak semua pantai punya gelombang besar, bukan berarti risiko hanyut berkurang jadi nol persen. Gulungan arus ombak dari arah tengah laut yang menuju ke tepi dapat menyeret seseorang, terutama anak-anak. Selain itu, bahaya lain yang paling sering dialami adalah kontaminasi bakteri seperti E.coli dan mikroorganisme merugikan lainnya. Bakteri yang ada dalam air bisa menyebabkan gejala seperti sakit perut, diare, muntah, dan demam. Pada banyak kasus, bakteri juga menyebabkan infeksi terhadap luka yang tak sengaja terbentuk ketika bermain di pantai. 2. Sungai Bermain air di sungai sekilas nampak sepele dan tak berisiko, apalagi kalau arusnya tenang dan kelihatan tak dalam. Tapi ada beberapa bahaya yang perlu diwaspadai, salah satunya arus undercut. Dari permukaan memang terlihat tenang, tapi arus ini membentuk pusara di dalam air dan bisa menarik seseorang ke dalam. Jika aliran sungai cenderung tenang dan dalam, alga hingga cyanobacteria yang mungkin hidup di dalam air bisa juga mengancam kesehatan. Terutama saat tak sengaja tertelan, bisa saja menimbulkan gejala seperti keracunan, muntah-muntah, dan sebagainya. Berhati-hati juga dengan keberadaan lintah yang bersifat parasit dan menghisap darah atau siput kecil yang bisa menyebabkan gatal pada kulit. 3. Air terjun Sama seperti sungai, arus undercut juga bisa muncul dan menenggelamkan seseorang saat berada di sekitar air terjun. Selain itu, datangnya air bah juga merupakan salah satu risiko yang bisa sewaktu-waktu kita temui. Hal ini terjadi karena cuaca buruk di hulu sungai, sementara sekitar air terjun tengah surut bahkan kering. Akibatnya volume air meningkat secara drastis membentuk arus sangat deras dalam hitungan detik. Bisa juga terjadi di sungai, terutama yang bersumber dari dataran tinggi. Sudah banyak kasus wisatawan terjebak di tengah air bah yang datang mendadak. Oleh karena itu, ada baiknya berkunjung ke air terjun saat cuaca cerah atau tak sedang musim hujan. 4. Pegunungan Wilayah pegunungan atau dataran tinggi memang pas banget buat liburan. Udaranya yang bersih dan hawa dinginnya bisa mengusir penat seketika. Namun, ada beberapa hal yang perlu kamu waspadai saat pelesiran ke daerah pegunungan. Salah satunya tanah longsor. Apalagi kalau kamu memang melalui jalur rawan longsor di musim hujan. Jalan berliku dengan tikungan tajam tentunya perlu diperhatikan. Jangan sampai hilang kendali kecepatan dan tergelincir di belokan, terutama saat malam hari yang minim penerangan. Untuk pengendara motor matic, diimbau untuk tak mematikan mesin atau mengosongkan gas di jalanan menurun. Alasannya, karena persneling motor matic yang otomatis dapat membuat roda tergelincir mendadak dan tak terkendali. 5. Taman hiburan Dilansir dari smithslawyers.com.au, beberapa masalah atau kecelakaan di taman hiburan yang sering terjadi adalah mual dan muntah, cedera leher, kepala, tulang belakang akibat benturan atau gerakan wahana yang tiba-tiba. Dalam kasus serius, wahana ekstrem dapat menyebabkan tak sadarkan diri, aneurisma atau pelebaran abnormal pada pembuluh nadi karena kondisi dinding pembuluh darah yang lemah, hingga pendarahan otak. Namun kondisi tersebut bisa dipengaruhi berbagai macam faktor, terutama ketahanan diri. Kalau sadar memiliki penyakit tertentu atau sedang dalam kondisi lemah, jangan memaksakan diri naik wahana berat. Selain kelalaian diri sendiri, kecelakaan juga bisa datang karena faktor teknis, seperti alat malfungsi karena tidak dicek berkala, hingga kerusakan fatal yang bisa mengancam nyawa penggunanya.
Tag :

Berita Terbaru

Tekan Angka Perceraian, Pemkab Lamongan MoU dengan PA dan Stakeholder

Tekan Angka Perceraian, Pemkab Lamongan MoU dengan PA dan Stakeholder

Kamis, 23 Apr 2026 16:36 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Membludaknya kasus perceraian menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Lamongan, dan pada Kamis, (23/4/2026) dilakukan…

Eksepsi Gus Atho' dkk Ditolak, Sidang Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Lanjut ke Tahap Pembuktian

Eksepsi Gus Atho' dkk Ditolak, Sidang Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Lanjut ke Tahap Pembuktian

Kamis, 23 Apr 2026 16:33 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 16:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya menolak nota keberatan (eksepsi) yang diajukan oleh tiga terdakwa d…

Dua Pelaku Curanmor di 11 TKP Berhasil Dibekuk Satuan Reserse Polres Blitar Kota

Dua Pelaku Curanmor di 11 TKP Berhasil Dibekuk Satuan Reserse Polres Blitar Kota

Kamis, 23 Apr 2026 15:33 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dua pelaku curanmor di Wilkum Polres Blitar Kota dalam waktu singkat berhasil di bekuk Sat.Reskrim Polres Blitar Kota, dua pelaku VA…

Cegah Pemasungan Berulang, Dinsos Probolinggo Ajukan Rehabilitasi ODGJ Leces

Cegah Pemasungan Berulang, Dinsos Probolinggo Ajukan Rehabilitasi ODGJ Leces

Kamis, 23 Apr 2026 15:07 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui program rehabilitasi sosial di UPT Bina Laras, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Sosial (Dinsos)…

Harga Minyak Goreng dan Plastik Ugal-ugalan, Produsen Kerupuk Terpaksa Perkecil Ukuran Demi Tetap Berjualan

Harga Minyak Goreng dan Plastik Ugal-ugalan, Produsen Kerupuk Terpaksa Perkecil Ukuran Demi Tetap Berjualan

Kamis, 23 Apr 2026 14:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti harga minyak goreng yang mengalami kenaikan rata di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Madiun, Jawa…

Gerakan Tanam Serempak di Kota Mojokerto Hadapi Kemarau dan Jaga Ketersediaan Pangan

Gerakan Tanam Serempak di Kota Mojokerto Hadapi Kemarau dan Jaga Ketersediaan Pangan

Kamis, 23 Apr 2026 14:45 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar gerakan percepatan tanam serempak di Lingkungan Keboan, Kelurahan Gunung Gedangan. Kegiatan…