Adik Ungkap Perselingkuhan Mantan Istri Ahok, Veronica Tan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Adik Ahok, Fifi Lety akhirnya buka suara terkait kronologi perselingkuhan mantan istri Ahok, Veronica Tan. Tak ingin dirinya terus menerus dituduh sebagai penyebab perceraian, Fifi Lety akhirnya membeberkan seperti apa kronologi perselingkuhan Veronica Tan melalui akun Instagramnya. Secara gamblang Fifi Lety menceritakan kronologi perselingkuhan Veronica Tan yang diketahuinya dari sepasang sepatu yang basah. Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau dulu akrab disapa Ahok menggugat cerai Veronica Tan pada 5 Januari 2018 lalu. Saat itu, publik dibuat gempar dengan kabar ini, karena banyak orang mengira rumah tangga pasangan ini terlihat baik-baik saja. Setelah melewati sidang mediasi, tepat pada 4 April 2018, pasangan yang telah menikah sejak 1997 ini remi bercerai. Menurut kabar, perceraian ini disebabkan adanya pihak ketiga yang terus mendekati Veronica. Kabar perselingkuhan Veronica Tan ini diketahui publik dari pernyataan adik BTP sendiri, Fifi Lety yang bertindak sebagai pengacara untuk sang kakak. Mendengar penuturan Fifi Lety ini, sebagian besar publik berpikiran bahwa dirinyalah yang melaporkan perselingkuhan Veronica Tan pada kakaknya, BTP. Tak terima dirinya terus dianggap sebagai penyebab perceraian Ahok dan Veronica Tan, Fifi akhirnya membeberkan kronologi jelas terkait kasus perceraian sang kakak. Melalui unggahan foto dirinya di Instagram, beberapa netizen bertanya mengenai kisah asmara BTP. Terutama soal kasus perselingkuhan yang menjadi penyebab di balik perceraian Ahok dan Veronica Tan. Berikut kronologi perceraian Ahok dan Veronica Tan yang diungkapkan oleh Fifi Lety Tjahaja Purnama. 1. Berawal dari sepatu yang basah Fifi menjelaskan bahwa di bulan November 2017, ada kejadian sepatu miliknya basah karena dipakai oleh Veronica Tan untuk pergi membeli kopi pagi-pagi. Karena merasa lucu, Fifi pun menceritakan kejadian tersebut pada Ahok. Namun, Ahok justru marah mendengar cerita Fifi tersebut dan menuduh Veronica Tan bertemu dengan sosok yang disebut good friend nya itu. Bahkan Ahok memperlihatkan semua bukti kedekatan Veronica Tan bersama good friendnya itu yang sudah terjalin sejak 7 tahun lalu. Fifi yang awalnya tidak percaya, mulai merasa ragu pada Veronica Tan setelah melihat bukti yang ditunjukkan oleh BTP. 2. Ahok menulis surat cinta Bulan Desember 2017, hubungan Ahok dan Veronica Tan masih baik-baik saja. Fifi menjelaskan tepat pada 4 Desember 2017 Ahok sempat menulis surat cinta untuk Veronica. Fifi menuturkan sudah tidak ada masalah. Ia menjelaskan bahwa, Ahok dan Veronica bercerai bukan karena cerita sepatu basah darinya, tapi karena bukti yang telah dikumpulkan Ahok sendiri selama 7 tahun. 3. Veronica Tan pergi ke Singapura Masih di bulan Desember, Fifi menjelaskan bahwa Veronica Tan pergi kembali ke Singapura. Kebetulan di sana ada bukti lagi yang menunjukkan Veronica berkomunikasi dengan ’teman baiknya’ itu. Padahal dirinya sudah berjanji tidak akan berhubungan lagi dengan pria tersebut. Dengan kejadian itu, tepat di tanggal 5 Januari 2018 Ahok mengguggat cerai Veronica Tan. Dengan bukti pertemuan istrinya dengan teman baiknya di Singapura, Ahok dengan mantap mengguggat cerai Veronica. Dan tepat pada tanggal 4 April 2018, kedua pasangan ini remi bercerai. 4. Veronica tak pernah mau dikawal Veronica Tan, mantan istri Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok BTP, ternyata punya kebiasaan unik semasa menjadi istri Ahok BTP. Ahok BTP mengungkapkan itu ketika menemui Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang, usai bebas dari penjara. Di depan Oso, sapaan akrab Oesman Sapta Odang, Ahok BTP membongkar seluruh kisahnya dengan Bripda Puput Nastiti Devy, calon istrinya. Tapi Ahok juga membongkar kisahnya lamanya dengan Veronica Tan, mantan istrinya. Pertemuan antara Ahok BTP, Oso, dan Puput Nastiti Devy, calon istri Ahok, disiarkan di akun youtube osotv channel. Ahok BTP memulai kisahnya dengan menceritakan bahwa ada andil Djarot dalam hubungannya dengan Bripda Puput. Ahok BTP juga memiliki alasan kuat untuk menikahi Bripda Puput. Salah satunya adalah adanya kesamaan garis tangan antara dirinya dan Bripda Puput. Sebenarnya urusan garis tangan ini tadinya tak dipercaya Ahok BTP akan sama. Makanya Ahok BTP pun tak mau menjadikan itu sebagai syarat. Dia menganggapnya kurang masuk akal. Tapi setelah dicek oleh salah satu rekan Ahok, ternyata garis tangan antara Ahok dan Bripda Puput Nastiti Devy memiliki kesamaan di beberapa titik. Pertanda baik. "Mungkin lu akan jadi orang hebat Hok. Jadi orang kaya setelah keluar. Istrimu yang dulu itu ga punya nasib dampingin. Orang chinese percaya ngga bisa terima itu hoki. Makanya kamu harus bisa (cari) yang bisa sama hokinya sama kamu, garis tangannya sama," kata Ahok menirukan ucapan rekannya.
Tag :

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…