ICW Desak Polri Usut Pengeroyokan Pegawai KPK

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Penganiayaan terhadap pegawai KPK terjadi saat melakukan pemantauan rapat pembahasan RAPBD 2019 antar Pemprov Papua dan DPRD Papua di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Sabtu (2/2) lalu. Koordinator Bidang Hukum dan Advokasi ICW, Tama S Lankun menilai, penganiayaan itu terjadi karena upaya teror yang sebelumnya terhadap pegawai, penyidik, hingga pimpinan KPK belum tuntas. Untuk itu ia meminta kepolisian berkomitmen menuntaskan kasus-kasus teror tersebut. “Kalau bicara soal teror dan ancaman ketika pelakunya dibiarkan begitu saja tidak ada penuntasan maka itu akan dianggap sesuatu yg biasa-biasa saja dan kemungkinan akan ada skala yang sangat besar,” ujar Tama di LBH Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (5/2). Ia mencontohkan bagaimana pelaku penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan sampai saat ini masih belum ditangkap. Bila kasus seperti Novel dan penyerangan kepada penyidik KPK lain dituntaskan oleh Polri, ia menjamin kasus-kasus teror terhadap KPK akan berkurang. “Kalau diproses ke depan akan jadi catatan enggak mungkin orang semuanya akan menganiaya, enggak mungkin semaunya teror KPK,” ucapnya. “Ini bagaimana soal komitmen menuntaskan perkaranya. Kalau itu enggak dilakukan menurut saya hal yang serupa kemungkinan terjadi lagi,” tandas Tama. Tak hanya menuntut komitmen penuntasan dari kepolisian, Tama juga mendesak kepada kedua paslon capres-cawapres agar menjadikan penguatan KPK sebagai salah satu prioritas kerjanya nanti. “Kita berharap penguatan KPK menjadi prioritas, karena beberapa capres dalam beberapa perdebatan berbicara soal penguatan KPK,” ujar Tama. “Ketika berbicara penguatan KPK bukan hanya penambahan jumlah personel, penambahan anggaran, tetapi berbicara bagaimana dukungan politik terhadap kerja-kerja pemberantasan korupsi,” pungkasnya.
Tag :

Berita Terbaru

KPK Periksa Pengembang hingga Kadis DPMPTSP, Sumarno: Tanya ke KPK!  ‎

KPK Periksa Pengembang hingga Kadis DPMPTSP, Sumarno: Tanya ke KPK! ‎

Selasa, 28 Apr 2026 07:36 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa sejumlah pengembang dan pengurus STIKes dalam kasus dugaan pemerasan yang…

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Institusi Polri diguncang anggotanya lagi. Terbaru, mantan Kanit Narkoba Polresta Pulau Ambon berinisial IT ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba. Pelaku…